Advertisement
Dirawat di RS, Sutopo BNPB Minta Maaf Tak Bisa Konferensi Pers soal Bencana
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dirawat di rumah sakit, Senin (15/10 - 2018). (Twitter/@Sutopo_PN)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Kabar kurang menyenangkan datang dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.
Sutopo yang dikenal sebagai penyintas kanker paru-paru stadium IV-B kini sedang dirawat di rumah sakit. Meski sedang dirawat di rumah sakit, Sutopo ternyata masih memikirkan tanggung jawabnya sebagai kepala pusat data informasi dan humas BNPB.
Advertisement
Melalui akun Twitternya, @Sutopo_PN, Senin (15/10/2018), pria 49 tahun tersebut mengungkapkan dirinya selalu memikirkan bencana di berbagai daerah di Indonesia meski sedang menjalani kemoterapi di rumah sakit. "Meskipun saya sedang menjalani kemoterapi saat ini, hati dan pikiran saya terus memikirkan penanganan bencana di Sulawesi Tengah, Lombok dan Mandailing Natal," ungkap Sutopo Purwo Nugroho.
Sutopo Purwo Nugroho memang merupakan pria yang memiliki kisah inspiratif dengan semangat kerjanya. Meski sedang didera kanker paru-paru, ia yang menjabat sebagai kepala pusat data informasi dan humas BNPB memang selalu sekuat tenaga menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait bencana-bencana di Indonesia.
BACA JUGA
Tak pelak pernyataan Sutopo Purwo Nugroho itu mengundang simpati netizen. Doa dan harapan agar Sutopo cepat sembuh dari kanker paru-paru ramai dipanjatkan warganet dalam kolom komentar. "Semangat terus pak, semoga segera diberi kesembuhan secepatnya agar bisa bekerja menolong rakyat lagi," tulis pengguna akun Twitter @januryanur1226.
"Semoga lekas sembuh pak @Sutopo_PN. Tetap semangat dalam melayani masyarakat," imbuh pengguna akun Twitter @Raden_Atmadja.
Kisah inspiratif Sutopo belum berhenti sampai di situ. Meski masih terkulai di ranjang rumah sakit, Sutopo Purwo Nugroho berjanji akan terus menyampaikan informasi terkait bencana kepada masyarakat.
"Informasi bencana akan terus saya sampaikan ke media dan masyarakat. Mohon maaf tidak bisa melakukan konferensi pers," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
- Idulfitri Jadi Kesempatan Baik Saling Hargai Perbedaan
Advertisement
47 Tahun BBPPMT Yogyakarta, Membangun Transmigrasi Masa Kini
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Israel Larang Salat Idulfitri di Al-Aqsa Akibat Konflik Iran
- Pelatih Timnas John Herdman Pertahankan Kiper PSIM
- Permainan Sederhana Bikin Lebaran Anak Lebih Seru Tanpa Gadget
- Skuad Timnas Indonesia Dipangkas Tajam Jelang FIFA Series
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Film Na Willa, Kisah Masa Kecil yang Mengusik Cara Memaknai Hidup
- Konflik Timteng Picu Kerugian Maskapai Global hingga Rp900 Triliun
Advertisement
Advertisement




