Prabowo Naik LRT Kelapa Gading-Manggarai Bersama Pelajar, Ini Rute yang Dilewati
Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai bersama pelajar dan Pramono Anung. Layanan untuk masyarakat mulai 17 September.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018). /Antara Foto-Reno Esmir
Harianjogja.com, JAKARTA - Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mempermasalahkan namanya yang ditulis \'Amin Rais\' oleh Polri, sedangkan namanya yang lengkap adalah Muhammad Amien Rais.
Mantan Ketua MPR itu memprotes penyidik Polda Metro Jaya soal penulisan namanya ketika dipanggil sebagai saksi untuk kasus Ratna Sarumpaet.
Menanggapi hal tersebut, Polri menyatakan bahwa tidak ada maksud apapun, termasuk anti-Islam di balik penulisan nama. Menurutnya, hal itu hanya sekadar teknis dari penyidik ke saksi.
"Tidak ada maksud anti-Islam," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto, Jakarta, Kamis (11/10/2018).
Setyo menekankan, dalam setiap kesempatan atau kegiatan lainnya, nama Amien Rais jauh lebih familiar di telinga masyarakat. "Biasanya beliau nulis Amien Rais. Tidak pernah Muhammad Amien Rais," tutur Setyo.
Oleh karena itu, Setyo berpendapat bahwa teknis penulisan nama tidak ada hubungannya dengan proses penyidikan perkara tersebut. Terkait penulisan nama ini, sempat dijadikan alasan Amien Rais untuk mangkir dari pemeriksaan penyidik.
"Pak Tito namanya Muhammad Tito Karnavian tapi sering ditulis Tito Karnavian. Itu tidak ada kaitannya," tutur Setyo.
Amien Rais sendiri menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya. Dalam proses itu, Amien dikawal oleh sejumlah elemen massa yang berunjuk rasa.
Sebelum diperiksa, Amien sempat meminta Kapolri Tito dicopot dari jabatannya. Namun, setelah menjalani pemeriksaan, Amien justru menyanjung kinerja aparat kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai bersama pelajar dan Pramono Anung. Layanan untuk masyarakat mulai 17 September.
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 17 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Kemenkeu masih membahas kelanjutan perombakan pejabat DJP dan DJBC, termasuk proses penunjukan serta pelantikan pejabat.
Pemerintah mulai menerapkan Strategic Trade Management atau STM di sektor nuklir sebagai tahap awal sistem pengawasan perdagangan strategis.
Anggaran alkes TB 2027 menjadi sorotan DPR. Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut penanganan TB diperkuat lewat dana hibah.