Cara Dapat Rekening Gratis Pemerintah Saldo Rp50.000
Pemerintah menyiapkan rekening gratis dengan saldo awal Rp50.000. Simak syarat, cara mendapatkan, bank penyedia dan jadwalnya.
Aktivis Ratna Sarumpaet (tengah) dengan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Dirkrimum Polda Metrojaya, Jakarta, Jumat (5/10). /Antara Foto-Reno Esnir
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemeriksaan terhadap dokter bedah plastik yang mengoperais Ratna sarumpaet kembali tak bisa dilakukan.
Dokter Rumah Sakit Khusus Bedah atau RSK Bina Estetika bernama Sidik menolak memberikan keterangan kepada awak media usai keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (9/10/2018) siang.
Dokter Sidik enggan memberikan komentar saat disinggung soal agenda pemeriksaannya sebagai saksi dalam kasus penyebaran hoaks aktivis Ratna Sarumpaet.
"Saya enggak boleh bicara," kata Sidik kepada wartawan.
Meski memenuhi panggilan, dokter Sidik tak mau menjelaskan soal operasi bedah plastik yang pernah dilakukan Ratna Sarumpaet. Dokter rumah sakit kecantikan itu juga tak mau menjawab apakah polisi sudah mendapatkan persetujuan dari pengadilan atas agenda pemeriksaan kedua kalinya ini.
"Enggak tahu, pokoknya saya enggak boleh bicara," ucap dia.
Sementara itu, pengacara RSK Bedah Bina Estetika, Arrisman menyatakan, pihaknya menolak memberikan keterangan kepada polisi karena alasan belum ada permintaan dari pengadilan.
"Kami tetap menolak, tetap menolak," kata Arrisman saat dikonfirmasi secara terpisah.
Alasan pihak rumah sakit itu tak mau diperiksa karena menganggap belum ada izin dari pengadilan untuk membuka rekam medis Ratna Sarumpaet.
"Kami keberatan untuk memberikan keterangan," ujarnya lagi.
Diketahui, sudah dua kali polisi memanggil dokter dari RSK Bedah Bina Estetika untuk menjadi saksi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Namun, sejak dipanggil polisi pada Kamis (4/10) pekan lalu, pihak Rumah Sakit RS menolak memberikan keterangan untuk dituangkan ke dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
Terkait hal itu, Arrisman mengatakan, RSK Bina Estetika masih menunggu agar polisi bisa melengkapi perizinan ke pengadilan terkait pemeriksaan terhadap dokter-dokter yang menangani oplas Ratna Sarumpaet.
"Iya betul [mau diperiksa jika sudah ada izin pengadilan]. Kami tunggu saja," imbuh Arrisman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Pemerintah menyiapkan rekening gratis dengan saldo awal Rp50.000. Simak syarat, cara mendapatkan, bank penyedia dan jadwalnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.