Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA - Pasangan Jokwi-Ma\'ruf Amin hingga kini masih unggul di berbagai survei.
Survei terbaru yang dilakukan lembaga Indikator Politik Indonesia masih menempatkan pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma\'ruf Amin unggul dibandingkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden 2019.
Pasangan petahana Jokowi-Ma\'ruf unggul dengan elektabilitas sebesar 57,7 persen. Sementara Prabowo-Sandiaga berada di angka 32,3 persen.
"Elektabilitas Jokowi-Ma\'ruf tinggi, tapi masih termasuk kategori belum aman mengingat pilpres masih 7 bulan lagi," kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).
Sementara dalam simulasi di mana responden diminta memilih jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, nama Jokowi juga masih unggul 57 persen dibandingkan Prabowo yang meraih angka elektabilitas 31,3 persen.
"Tapi karena pilpres digelar pada April 2018, angka ini masih belum aman bagi Jokowi untuk membungkus kemenangan," kata Burhanuddin.
Burhanuddin juga menyampaikan dalam surveinya kali ini mengenai seberapa besar kemungkinan responden mengubah pilihan.
Hasilnya terdapat 44,8 persen kecil kemungkinan dan 29,5 persen sangat kecil untuk mengubah pilihan untuk Pilpres. Sedangkan yang cukup besar kemungkinan mengubah pilihan adalah 20,4 persen. Sementara ada 4,6 persen yang sangat besar kemungkinannya untuk mengubah pilihan.
"Di antara warga yang sudah punya pilihan, sekitar 25 persen pilihannya masih besar atau sangat besar kemungkinan berubah," katanya.
Sementara dalam simulasi top of mind atau responden bebas menyebut nama siapapun untuk menjadi presiden, elektabilitas Jokowi adalah sebesar 46,0 persen. Sedangkan Prabowo 22,0 persen.
Menyusul nama-nama berikutnya yakni Susilo Bambang Yudhoyono (0,5 persen), Abdul Somad (0,3 persen), Gatot Nurmantyo (0,3 persen), Zulkifli Hasan (0,1 persen), Muhammad Rizieq Shihab (0,1 persen) dan lain-lain.
Waktu wawancara lapangan untuk survei ini adalah 1-6 September 2018. Sebanyak 1220 responden dipilih secara acak atau multistage random sampling. Margin of error plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.