Advertisement
Ditanya Soal Mahar Politik Rp500 Miliar, Sandiaga Uno Elus-Elus Dada
Sandiaga Uno - Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Ramai menjadi pembicaraan terkait mahar politik sebesar Rp500 miliar, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno langsung dikepung wartawan saat datang ke Balai Kota DKI. Kamis (9/8/2018).
Puluhan pewarta langsung mengerubungi Sandi sesaat sebelum masuk ke dalam Blok G Balai Kota DKI.
Advertisement
Salah satu pewarta pun langsung bertanya soal tudingan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief bahwa Sandi memberikan "mahar" kepada PAN dan PKS.
Mantan Bos Saratoga tersebut langsung kaget sambil mengelus-ngelus dadanya tanpa menjawab pertanyaan tersebut.
BACA JUGA
"Thank you, thank you," ujarnya sambil berjalan menuju ruangan, Kamis (9/8/2018).
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI M. Taufik mengatakan tudingan tersebut tidak jelas.
Menurutnya, tudingan tersebut tak beralasan karena Sandi merupakan kader murni Gerindra.
"Gimana orang partai kita kok. Sandi tuh wakil ketua dewan pembina. Biarin aja Demokrat ngomong gitu, kita sama PKS dah lama," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Andi Arif dalam salah satu cuitan di akun Twitter menyebutkan bahwa Sandiaga Uno mengeluarkan biaya Rp500 miliar untuk mengentertain PAN dan PKS terkait penunjukkan dirinya sebagai cawapres Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Teror Clurit Dini Hari di Bantul, Motor Pelaku Ditinggal di Jetis
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Rincian Peserta PBI BPJS Kesehatan Nonaktif di DIY dan Cara Reaktivasi
- Dokter Sarankan Suplemen Ini Saat Puasa Ramadan
- Final Piala Asia Futsal 2026, Jadwal Indonesia vs Iran Malam Ini
- Disdikpora Kulonprogo Luncurkan 28 Bahan Ajar untuk SD dan SMP
- Sinetron Marbot Ali TVRI Raih Penghargaan KPI
- Pasar AS dan Eropa Melemah, Ekspor Bantul Turun
- Trump Teken Tarif Baru untuk Negara Terkait Iran
Advertisement
Advertisement




