Advertisement
Kabar Tewasnya Bahrun Naim Kembali Berembus, Strategi untuk Hindari Aparat?
Bahrun Naim - Jibiphoto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Bahrun Naim kembali dikabarkan tewas. Kali ini ia dikabarkan tewas akibat serangan drone Amerika Serikat. Namun, pihak Mabes Polri mengaku tidak akan percaya 100% informasi tewasnya Katibah Nusantara ISIS itu. Apalagi kabar tewasnya Bahrun Naim bukan kali ini saja. Sudah berkali-kali berembus kabar seperti itu, tetapi hingga kini jenazah Bahrun Naim tidak pernah ditemukan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Muhammad Iqbal memastikan Kepolisian tetap akan memburu Bahrun Naim yang kini menjadi Pimpinan ISIS di Indonesia.
Advertisement
Dia menjelaskan informasi tewasnya pimpinan teroris itu biasanya digunakan sebagai salah satu strategi agar bisa terhindar dari kejaran petugas. "Kabar ini kan bisa saja untuk strategi dia mengindar dari petugas. Kami akan mengecek lagi informasi ini," tuturnya, Jumat (6/7/2018).
Iqbal mengaku selama dirinya menjadi Karopenmas di Mabes Polri sudah beberapa kali menerima informasi soal tewas Bahrun Naim.
BACA JUGA
"Saya sudah 7 kali mendengar kabar ini selama jadi Karo Penmas di Mabes Polri, makanya saya akan cek dulu tidak mau langsung percaya," katanya.
Seperti diketahui, Bahrun Naim terpilih sebagai Khatibah Nusantara oleh ISIS Internasional. Ia memiliki keahlian di bidang IT. Bahrun pernah dikabarkan tewas pada 2017. Penerusnya adalah Bahrumsyah yang memiliki keahlian di bidang diplomasi. Bahrumsyah dikabarkan tewas pada April 2018 di dekat Deir az-Zour, Suriah.
Khatibah Nusantara merupakan sosok atau sel organisasi ISIS yang terpilih untuk menjadi pimpinan di kawasan Asia Tenggara.
Gelagat masuknya ISIS ke Asia Tenggara sudah diprediksi sejak lama. Ada tiga wilayah yang mudah diinfiltrasi kelompok ISIS yaitu Malaysia, Indonesia, dan Filipina Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Hasto-Wawan Apresiasi Penggerak Sampah Hingga UMKM
- Ini Penyebab Meninggalnya Tentara Indonesia di Lebanon
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
Advertisement
Advertisement







