Polrestabes Semarang Optimistis Ungkap Misteri Mayat Tanpa Kepala dan Terbakar
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. (Facebook.com-Universitas Diponegoro)
Harianjogja.com, SEMARANG–Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meminta Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) memberikan data dan informasi terkait keberadaan civitas academica yang diduga berpaham radikal.
Hal itu disampaikan Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama, saat menggelar acara buka bersama dengan awak media di Semarang, Kamis (31/5/2018).
“BNPT sudah mengklaim, maka seharusnya sudah didasari data dan informasi yang akurat. Maka itu, kami minta dikasih tahu siapa-siapa orangnya. Kalau bisa BNPT juga mengasih guide ke kami bagaimana cara menangani mereka,” ujar Yos Johan.
Pernyataan itu disampaikan Yos menanggapi statment Direktur BNPT, Hamli, yang tersebar di berbagai media online. Dalam pernyataannya itu, Hamli menyebutkan bahwa kampus perguruan tinggi negeri (PTN) di Jawa sudah banyak yang disusupi anggota kelompok radikal, termasuk Undip Semarang.
Yos mengatakan informasi dari BNPT itu akan digunakan untuk Undip sebagai acuan memahami pola pergerakan dan pemaparan paham radikal. Bahkan, Undip siap menerima BNPT untuk memberikan panduan bagaimana menghadapi penyebaran radikalisme.
“Karena keahlian menghadapi hal-hal semacam itu kan BNPT yang lebih menguasai. Jadi kami berharap mereka menularkan kepada kami,” ujar Yos.
Yos berharap BNPT bisa lebih menggerakan civitas academica dalam hal ini Rektor sebagai pimpinan universitas untuk menanggulangi paham radikal. Ia bahkan siap membentuk satuan tugas (satgas) guna menanggulangi radikalisme.
“Nanti saya akan komunikasikan dengan para rektor di FRI [Forum Rektor Indonesia] terkait masalah ini,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua FRI 2019 itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.