Advertisement
Kapala Magmagama UGM Petakan Gua Parangpang di Pangandaran

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Tim penelusur gua dari Kapala Magmagama Fakultas Teknik UGM menggelar survei awal Gua Parangpang di Dusun Cibereum, Desa Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. Survei yang dilakukan pada 28 April 2018 itu digelar untuk mendukung pengembangan wisata di lingkungan gua tersebut.
Ketua Keluarga Pencinta Alam Teknik Geologi FT UGM (Kapala Magmagama) Yusra Fadli mengatakan, survei awal itu menghasilkan output berupa peta Gua Parangpang, dokumentasi fotografi dan kajian geologi Gua Parangpang. “Kajian geologi gua ini berguna untuk pengembangan lokasi wisata alam dengan konsep Geowisata,” kata Yusra melalui rilis yang dikirimkan kepada Harianjogja.com, Selasa (1/5/2018).
Advertisement
Yusra mengatakan kegiatan yang diikuti enam anggota Kapala Magmagama itu dilakukan dengan bekerja sama dengan Pokdarwis Desa Sidamulih. Selain Yusra sendiri, lima anggota Magmagama yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Almas Nusrotul Milla, Fakhri Tirta, Trional Rahmadani Siska, Premira Arifatul Khorida, dan M. Zaudan Rahhal Faikar.
Setelah mengumpulkan data awal melalui penelusuran gua, kata Yusra, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil survei dan sosialisasi konsep dasar geowisata daerah Karst kepada warga Desa Sidamulih termasuk kepada Kepala Desa Sidamulih, Dinas Kehutanan setempat, tokoh masyarakat, dan pemuda Karang Taruna Desa setempat.
“Hasil dari survei ini nantinya akan dibuatkan poster yang nantinya bisa digunakan panduan bagi wisatawan,” kata Yusra.
Personel Kapala Magmagama berfoto bersama dengan warga di Dusun Cibereum, Desa Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
- Dongkrak Produktivitas Pertanian, Kementan Genjot Distribusi Alsintan Modern Bagi Petani
- 241 Kecelakaan Terjadi Saat Mudik, 24 Orang Meninggal Dunia
Advertisement

Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Visa Diplomat dan Jurnalis Tiongkok di AS Dibatasi, Ini Sikap Kemenlu China
- PM Anwar Beri Bantuan Tunai untuk Korban Terbakarnya Pipa Petronas Gas Berhand
- PMI Sediakan Hadiah dan Suvenir Bagi Pendonor
- Sehari, 41.197 Kendaraan Keluar dari Pintu Tol di Klaten
- Arus Balik via Transportasi Udara Dimulai Hari Ini
- Menteri Karding Larang Warga Kerja di Kamboja dan Myanmar, Ini Alasannya
- Warga Wonogiri Ditemukan Meninggal di Sungai Code, Berikut Penjelasan Kepala Desa
Advertisement
Advertisement