Advertisement
Soal Dosen Asing, Rektor UGM: Jangan Lupa, Indonesia Kaya Raya Orang-Orang Cerdas
Situs Universitas Gadjah Mada (UGM) - ugm.ac.id
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Panut Mulyono angkat bicara soal wacana dosen asing yang akan mengajar di Indonesia.
Ini sebagai dampak ditekennya Peraturan Presiden No. 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing akhir Maret lalu yang disinyalir akan mempermudah dosen asing mengajar di Indonesia.
Advertisement
Dia berpendapat ketika sebuah peraturan dibuat secara selektif hal itu menjadi tak masalah. Namun, di sisi lain menurutnya pemerintah harus melakukan perencanaan matang tentang ketenagakerjaan tersebut
Sehingga, ketika ada tenaga kerja asing masuk termasuk dosen, potensi-potensi sumber daya manusia asli dalam negeri tetap berdaya dengan maksimal.
BACA JUGA
“Perencanaannya yang baik dan jangan lupa Indonesia itu kaya raya tentang orang-orang cerdas. Jadi ketika kita diberi kesempatan itu tidak akan kalah dengan tenaga ahli dari manapun. Saya tidak pernah pesimistis dengan kemampuan bangsa ini di dalam meraih kemajuan,” katanya seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Kamis (12/4/2018).
Dia menambahkan, di UGM pihaknya selama ini menerima keberadaan dosen asing namun dalam masa kerja jangka pendek sekitar 3-6 bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : b
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Disiapkan 12 Hektare, Proyek Kantor Terpadu Pemkab Gunungkidul Lanjut
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Salah Administrasi Desa Tak Boleh Berujung Pidana
- Kemendikdasmen Tindak Tegas Pengawas TKA yang Rekam Soal Ujian
- Jadwal KRL Solo-Jogja 20 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
- Tanpa Perluasan Lahan, TPST Modalan Bantul Tingkatkan Daya Olah
- Jadwal KRL Jogja-Solo 20 April 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
- Strategi DIY Tekan Anak Putus Sekolah, Libatkan Desa
- Daftar Password Paling Lemah di 2026, Jangan Dipakai Lagi
Advertisement
Advertisement







