Asbanda Dorong BPD Optimalkan SIPD-RI dan Siskeudes-Link
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
Logo Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja (ISI Jogja)
Kampus Jogja ISI Yogyakarta kini dituntut menghasilkan sdm yang siap kerja.
Harianjogja.com, BANTUL-Berubahnya wadah dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, membuat pihak ISI Yogyakarta pun harus berupaya keras mengikuti target dan visi kementrian barunya itu.
Dengan berada di bawah wadah Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, ISI Yogyakarta dituntut untuk menghasilkan output sarjana seni yang siap terjun di dunia industri kerja. Tuntutan lulusan ISI Yogyakarta saat ini memang lebih pada efektifvitas keilmuan yang tak hanya sekadar merayakan kesuksesan alumni melalui karyanya saja, tapi juga diukur sejauh mana karya itu memiliki nilai jual yang bersifat ekonomis.
"Tapi bukan berarti lantas membuat lulusan kami terjerembab di dalam konteks komodifikasi karya," terang Rektor ISI Yogyakarta, M. Agus Burhan, Senin (18/5/2015) siang di Gedung Rektorat Baru ISI Yogyakarta.
Menurutnya, paradigma konvensional mahasiswa yang menganggap seni adalah konservasi konsep adiluhung semata sudah seharusnya diubah.
Baginya, seni harus lebih memiliki nilai ekonomis. Untuk itu, ada beberapa hal yang telah dilakukannya. Di antaranya adalah evaluasi ulang kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), hingga perluasan dan pendirian beberapa program studi (prodi baru).
Beberapa prodi baru yang dimaksudkannya antara lain Jurusan Musik Pendidikan, Penciptaan Musik dan Penyajian Musik di Fakultas Seni Pertunjukan, serta Jurusan Tata Kelola Seni di Fakultas Seni Rupa.
"Harapannya, prodi-prodi ini, 2017 mendatang bisa didorong menjadi fakultas baru," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas