PENERIMAAN MAHASISWA BARU : Tak Ada Jalur Khusus Difabel Masuk UGM, UNY dan UIN Suka

Ilustrasi ujian masuk perguruan tinggi negeri (JIBI/Solopos - Antara)
14 Maret 2015 04:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati News Share :

Penerimaan mahasiswa baru tahun 2015 ini tidak ada jalur khusus untuk calon mahasiswa difabel

Harianjogja.com, JOGJA-Tiga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jogja yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, tidak menyediakan kuota khusus bagi penyandang disabilitas dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) TA 2015-2016 ini.

Kaum difabel akan mengikuti pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) seperti mahasiswa lainnya tanpa ada jalur khusus dan kuantitas penerimaan.

“Difabel disiapkan dari awal seperti pendaftar lainnya. Tidak ada kuota khusus sehingga bersama-sama dalam SNMPTN,” tutur Wakil Rektor1 UIN Sunan Kalijaga, Sutrisno belum lama ini.

Menyambung, Warek 1 UNY, Wardan Suyanto juga mengatakan hal yang sama. UNY tidak membuka kuota khusus bagi kaum difabel. Sifatnya, PMB terbuka bagi siapapun tanpa melihat latar belakangnya.

Senada juga disampaikan Direktur Akademik UGM, Sri Peni Wastutiningsih, bahwa UGM tidak membatasi mahasiswa penyandang disabilitas yang ingin melanjutkan kuliah di kampusnya.

Hanya saja, pada saat proses penerimaan, pihak panitia akan mempertimbangkan dari sisi ketunaan yang diderita terhadap jurusan yang dipilih. Mahasiswa difabel akan diterima jika kecacatan fisiknya tidak mempengaruhi proses belajar mengajar.

“Ada ketentuannya. Misalnya teknik elektro tidak boleh buta warna. Kuota tidak ada dan tidak spesifik,” kata Peni.

Ketiga PTN ini sengaja tidak membuka kuota khusus bagi kaum disabilitas. Tujuannya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kaum difabel layaknya calon pendaftar pada umumnya, untuk bergabung dalam pendidikan tinggi yang ramah inklusi.