Civitas Akademika UGM Berikan Penghormatan Terakhir kepada Jenazah Prof. Damardjati

18 Februari 2014 13:31 WIB Abdul Hamied Razak News Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Wafatnya Guru besar Filsafat UGM, Prof. Damardjati Supadjar meninggalkan luka yang dalam. Sang pemikir itu menghembuskan nafas diusia 72 akibat sakit.

Kalangan akademisi Indonesia pun berduka dengan kepulangan Prof. Damardjati. "Almarhum merupakan ilmuan yang handal. Menginspirasi metodologi ilmu filsafat, tidak hanya logita tetapi rasa dalam metodologi tersebut. Beliau mengembangkan filsafat khas Indonesia," ujar Rektor UGM Prof Pratikno disela pelepasan jenazah di Balairung UGM, Selasa (18/2/2014).

Beliau, kata Pratikno, mengingatkan UGM dan masyarakat terhadap Pancasila. Beliau dapat penghargaan Satya Lencana atas pengabdian selama ini.

"Marilah kita berdoa, semoga Allah mengampuni almarhum serta mendapatkan tempat yang paling mulia di sisiNya, amin. Terima kasih atas doanya," tutup Pratikno.

Sekadar diketahui, Damar, demikian sapaan akrabnya, meninggal pada Senin (17/2/2014) pukul 17.05 WIB. Menurut rencana, jenazah akan dimakankan di pemakaman keluarga di Losari, Grabag, Magelang tempat kelahiran Damar.