Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harian Jogja.com, JAKARTA - Isu anak belum menjadi arus utama media massa. Masalah anak di media sebagian besar muncul dari peristiwa atau kasus yang menimpa anak-anak.
Ketua Umum AJI Indonesia Eko Maryadi mengatakan, harus diakui, isu anak belum menjadi arus utama media massa. “Isu tentang anak selalu kalah menarik dibandingkan hingar-bingar berita politik, ekonomi, terorisme, dan pasti bablas digempur media bergaya sensasional dan infotainment,” katanya, dalam acara Penganugerahan Liputan Media Terbaik tentang Isu Anak AJI-UNICEF 2013 di Jakarta, Senin (22/7/2013).
Ia mengatakan, hasil riset Divisi Perempuan AJI Indonesia terhadap tujuh media cetak dan enam media penyiaran TV pada 2012 mengkonfirmasi bahwa masalah anak di media sebagian besar (89%) muncul dari peristiwa atau kasus yang menimpa anak-anak. Selebihnya, berita media soal anak yang berdasarkan ide jurnalis atau inisiatif media hanya mencapai 11% saja.
Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia Angela Kearney mengatakan, sebagai salah satu pilar utama demokrasi, media harus memainkan peranan penting dalam meningkatkan kesadaran para pengambil keputusan, baik di keluarga, di masyarakat, hingga di pemerintahan.
"Media telah lama menunjukkan bagaimana mereka dapat menggunakan pengaruhnya, dan memberikan wawasan baru mengenai isu anak," katanya.
Penghargaan ini mendorong seluruh media massa di Indonesia untuk lebih banyak lagi menyampaikan informasi yang dapat menggugah para pengambil keputusan untuk ikut meneggakkan hak anak.
“Harapan kami adalah, para pemeran utama, dan media massa yang ada, mengambil potensi ini, dan mengutamakan anak-anak, terutama yang paling rentan, yang paling tak terlihat, dan menyampaikan pandangan mereka, pendapat mereka, agar mereka semua dapat didengar," tambahnya.
Karya-karya yang menjadi nominasi dan pemenang tahun ini dipamerkan di Lotte Shopping Avenue lantai GF selama sepekan. Karya jurnalistik yang menjadi nominasi dan pemenang kategori cetak/on-line dan foto pada penyelenggaraan tahun 2011 juga turut dipamerkan.
Pada acara yang dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Linda Amalia Sari Gumelar tersebut, diberikan Penghargaan Liputan Media Terbaik tentang Isu Anak AJI-UNICEF 2013.
Para pemenang yakni Kategori cetak/on-line Muhammad Miftah Faridl (Harian Surya) dengan judul karya: Anakku Tidak Akan Jadi Teroris. Kategori foto dimenangkan Jefri Tarigan (jurnalis foto lepas) dengan judul karya Kakak Sayang Dilla.
Kategori televisi dimenangkan Odit Praseno Hadi (Kompas TV) dengan judul karya Anak-anak Laut. Kategori radio dimenangkan Novaeny Wulandari (KBR68H) dengan judul karya Aku Dijual Ibu.
Sebelumnya, panitia menerima 324 karya, terdiri dari 117 kategori cetak/online, 121 kategori foto, 56 kategori televisi, dan 30 kategori radio. Karya jurnalistik yang masuk ke panitia tahun ini datang dari 32 daerah dari ujung Timur sampai Barat Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Sepak takraw Indonesia meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 1-2 dari Jepang di final kuadran putra.
Upah minimum PRT asing di Hong Kong naik 2,35 persen menjadi 5.220 dollar Hong Kong atau sekitar Rp11,9 juta per bulan.
Harga diesel Inggris menembus rekor hampir Rp48.300 per liter. Pemerintah menyebut pasokan tetap aman di tengah krisis energi global.
Timnas Indonesia U-17 bermain 1-1 melawan Bahrain dalam uji coba di Bahrain. Garuda Asia bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.
Thomas Tuchel mengungkap kondisi pemain Man City di Timnas Inggris setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League.