KABUT ASAP : Terima Permintaan Maaf SBY, Singapura Berharap Kabut Asap Ditangani Cepat

26 Juni 2013 05:44 WIB News Share :

http://images.harianjogja.com/2013/06/wpid-kabut-asap-ANTARA1-370x2701.jpg">imagehttp://images.harianjogja.com/2013/06/wpid-kabut-asap-ANTARA1-370x2701.jpg" />

KABUT ASAP : Terima Permintaan Maaf SBY, Singapura Berharap Kabut Asap Ditangani Cepat

JAKARTA-Perdana Menteri
Singapura Lee Hsien Loong
menyambut permintaan maaf soal
kabut asap yang diutarakan oleh
Presiden SBY.

PM Lee berharap ada respon yang cepat dari Indonesia untuk menangani kebakaran itu. Pernyataan PM Lee seperti dikutipdari situs berita straitstimes , Rabu
(26/6/2013).

PM Lee juga mempersilakan polisi untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab terhadap kebakaran itu.

"Sambil berharap ada tindakan cepat dan lanjutan," kata PM Lee.

Dalam kesempatan ini, Singapura juga kembali menawarkan bantuan. Bahkan kali ini bantuan untuk bisa mengatasi secara permanenl persoalan kebakaran yang hampir tiap tahun terjadi.

"Singapura siap bekerja sama dengan Indonesia, Malaysia dan negara lain untuk menyelesaikan permasalah ini. Kita harus mengerjakan solusi permanen untuk mencegah masalah ini berulang-ulang," tegasnya.

Presiden SBY meminta maaf kepada Singapura dan Malaysia terkait kabut asap yang melanda kedua negara tersebut.

"Atas apa yang tejadi ini, selaku
presiden saya meminta maaf dan
pengertian saudara-saudara kami di Singapura dan Malaysia," ujar
Presiden SBY dalam jumpa pers di
Kantor Presiden.

SBY mengatakan tidak ada niat
Indonesia atas kebakaran yang
terjadi tersebut. Pemerintah
Indonesia berjanji bertanggungjawab penuh untuk mengatasi masalah tersebut.

"Dan kami bertanggung jawab terus untuk mengatasi apa yang sedang terjadi sekarang ini," imbuhnya.

(JIBI/Harian Jogja/dtc)