GEMPA TASIKMALAYA : Polda Jawa Barat Nyatakan Tak Ada Korban Jiwa

14 Juni 2013 17:12 WIB Redaksi Solopos News Share :

[caption id="attachment_415929" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/14/gempa-tasikmalaya-polda-jawa-barat-nyatakan-tak-ada-korban-jiwa-415928/bmkg-2" rel="attachment wp-att-415929">http://images.harianjogja.com/2013/06/BMKG.gif" alt="" width="150" height="150" /> Pusat gempa Tasikmalaya/BMKG[/caption]

BANDUNG-Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyatakan gempa bumi di Tasikmalaya yang terjadi sebanyak dua kali, Kamis (13/6) malam tidak menyebabkan korban jiwa.

"Sampai saat ini belum ada temuan korban jiwa maupun kerusakan hingga saat ini," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Martinus Sitompul, ketika dihubungi melalui telepon, Jumat (14/6/2013).

Pihaknya saat ini telah memerintahkan aparatnya dan Bhabinkamtibmas di wilayah Tasikmalaya Selatan untuk segera mencari informasi lebih mendalam tentang gempa itu.

"Polresta Tasikmalaya saat ini masih melakukan koordinasi dengan pemerintahan setempat untuk mengantispasi adanya bencana gempa susulan," kata Martinus.

Dikatakannya, para anggotanya di lapangan masih terus melakukan sosialisasi di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kesiapan cara menghadapi gempa bumi.

"Kami juga terus koordinasi dengan Pemkot dan Tagana terus dilakukan, kita juga masih akan pantau terus," katanya.

Gempa pertama terjadi pukul 23:47 WIB dengan kekuatan 6,5 skala richter dan gempa kedua berkekuatan lebih rendah 5,5 skala richter kembali mengguncang Tasikmalaya.

Berdasarkan situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi di 10.35 LS - 107.04 BT dengan kedalaman 57 kilometer, di wilayah 336 kilometer Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sementara itu, gempa kedua terjadi 8.77 LS - 107.72 BT dengan kekuatan 5,5 skala richter dan kedalamannya 218 kilometer dan terjadi di 145 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Gempa bumi ini tidak hanya dirasakan oleh warga Tasikmalaya tapi juga dirasakan di Jakarta, Jogja, Bandung, Pangandaran dan Cilacap, Jawa Tengah