Advertisement
Anas Urbaningrum Ajukan Penghentian Penyidikan Sementara
Advertisement
http://images.harianjogja.com/2013/03/Anas3-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" />JAKARTA--Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, tersangka kasus penerimaan hadiah atau janji proyek pembangunan sarana dan prasaranahttp://www.harianjogja.com/baca/2013/03/01/kasus-hambalang-kpk-panggil-3-petinggi-perusahaan-pelaksana-proyek-384026"> Anas Urbaningrum, mengajukan penghentian penyidikan sementara hingha pengusutan kebocoran draft sprindiknya tuntas.
Permintaan penghentian penyidikan itu, disampaikan oleh pengacara Anas, Firman Wijaya yang mendatangi KPK hari ini, Jumat (1/3/2013).
Advertisement
Firman mengatakan berdasarkan pimpinan komite etik kebocoran draft sprindik, yang menyatakan ada kemungkinan pemeriksaan ini terkait dengan sprindik bocornya di lingkup pimpinan dan level pengambilan keputusan.
"Karena itu, saya meminta supaya integritas pemeriksaan bisa terjaga, sebaiknya proses penyidikan itu ditunda sementara," kata Firman Wijaya.
Dia mengatakan kedatangannya kali ini, untuk mengajukan surat permohonan itu, hingga masa kerja komite etik selesai, dan menghasilkan keputusan yang pasti mengenai masalah kebocoran itu.
Dia juga mengatakan pengajuan itu sesuai persetujuan Anas Urbaningrum sebagai kliennya, atas dasar pertimbangan hukum. Mereka berharap permohonan itu dikabulkan, untuk menghindari spekulasi yang muncul atas penetapan Anas sebagai tersangka.
Selain mengajukan permohonan penghentian sementara, katanya, pihaknya juga meminta KPK melakukan proses digital forensik, jika diketahui ada komunikasi antara pihak luar dan pihak dalam dalam pembocoran sprindik tersebut.
Dia mengaku, telah mengirimkan surat kepada Anies Bawesdan yang menjadi ketua komite etik di KPK.
Juru bicara KPK Johan Budi sebelumnya telah menegaskan kewenangan komite etik tidak akan memengaruhi proses penindakan kepada Anas. Sebaliknya, katanya, KPK juga tidak akan mengintervensi kerja komite etik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Memanas, Reza Pahlavi Ungkap Peta Jalan Transisi
- Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
Advertisement
Hujan dan Angin Terjang Sleman, 28 Pohon Tumbang di 11 Kapanewon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Geledah Kantor DJP Kemenkeu Terkait Kasus Suap Pajak
- KPK Periksa Aizzudin PBNU dalam Kasus Kuota Haji Yaqut
- Trump Umumkan Tarif 25 Persen untuk Negara yang Berbisnis dengan Iran
- Longsor Gedangsari Putus Akses Warga, BPBD Siapkan Alat Berat
- Kenali Pola Child Grooming agar Anak Terhindar dari Bahaya
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Pemerintah Siapkan KUR Pertanian Rp300 Triliun pada 2026
Advertisement
Advertisement




