Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Tebo Ditindak, Sarana Tambang Dimusnahkan
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Seorang petugas SRI Wilayah V Kulonprogo tengah menengok kondisi perahu yang rusak akibat diterjang ombak tinggi di Pantai Congot, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Kamis (18/4/2019). /Ist- Dok Satlinma
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR--Maritim Malaysia di Negeri Johor telah menahan empat sampan bersama 11 orang yang dipercayai warga Indonesia dalam dua kejadian pencurian di laut pada kira-kira pukul 22.20 Kamis malam dan 1.30 pagi Jumat.
Menurut siaran pers Maritim Malaysia, Jumat (31/5/2019), empat perahu bot bersama 11 orang tersebut telah ditahan oleh Kapal Patroli Maritim Malaysia ketika melaksanakan Operasi Khas Pagar Laut 2/2019 mulai 20 Mei lalu.
Dalam kejadian pertama dua sampan bersama enam orang yang diduga mencuri peralatan Kapal SC Lancer di barat daya Pulau Kukup berhasil ditahan.
Dalam kejadian kedua dua sampan bersama lima orang yang diduga mencuri barang-barang dari Barge Sinar Asia 2912 yang ditunda TB Asia Jaya di barat daya Pulau Kukup berhasil ditahan Kapal Patroli Maritim Malaysia.
TB Asia Jaya sedang dalam pelayaran dari Tawau ke Pulau Pinang manakala SC Lancer sedang dalam pelayaran dari Batam, Indonesia menuju ke Chitagong, Bangladesh.
Modus Operandi yang digunakan mereka adalah sama seperti kejadian-kejadian yang lalu. Mereka menyasar kapal-kapal yang bergerak perlahan dan mempunyai freeboard (ketinggian dari aras permukaan laut) yang rendah seperti kapal tongkang.
Mereka melakukan aktivitas ini secara berkelompok namun tidak menggunakan senjata dan bergerak menggunakan sampan yang biasanya dikenal sebagai ‘Lima Sore’.
Barang-barang yang biasanya dicuri ialah besi atau apa-apa saja barang yang mudah diambil seperti tali dan sebagainya.
Pada tahun 2019 statistik menunjukkan bahwa dua kejadian terjadi di Perairan Johor Barat manakala enam lagi kejadian di luar Perairan Malaysia di Selat Singapura. Angka statistik 2018 menunjukkan terdapat tiga kejadian yang terjadi di Perairan Johor. Pihak KJRI Johor Bahru belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.