Demo Tuntut Kenaikan Upah di Prancis Memanas, Ratusan Ditangkap
Demo di Prancis menuntut kenaikan upah dan menolak biaya hidup tinggi. Sebanyak 448 orang ditangkap dan 53 polisi terluka.
Petugas dengan alat berat besama warga membersihkan sampah yang terseret banjir di pinggiran sungai saat pencarian korban banjir bandang di desa Talang Boseng Bengkulu Tengah, Bengkulu, Rabu (1/5/2019). /Ist-Antara.
Harianjogja.com, BENGKULU--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu merilis jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor di sembilan wilayah kabupaten dan kota Bengkulu bertambah menjadi 30 orang.
“Data korban jiwa sudah diperbarui pada Rabu sore dengan total korban jiwa 30 orang dan enam orang lainnya masih hilang,” kata Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar di Bengkulu, Rabu (5/1/2019).
Ia mengatakan selain korban jiwa, ada dua warga yang mengalami luka berat dan dua orang lainnya mengalami luka ringan. Dari sebanyak 30 orang korban meninggal dunia, jumlah terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah mencapai 24 orang sedangkan sisanya di Kota Bengkulu dan Kepahiang masing-masing tiga orang.
Banjir bandang di wilayah Air Napal dan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah memaksa sebanyak 617 warga mengungsi. “Desa dipenuhi lumpur sehingga warga membutuhkan waktu untuk membersihkan rumah,” ucapnya.
Dampak yang perlu diwaspadai setelah bencana lanjut dia adalah penyakit kulit dikarenakan minimnya air bersih dan gangguan pada saluran pernapasan atau ISPA.
Untuk saat ini kata Rusdi, warga terdampak banjir dan longsor masih membutuhkan terpal, selimut, tikar, makanan siap saji, air bersih, peralatan bayi, lampu darurat, cangkul dan alat kebersihan.
“Sampai kini penanganan darurat masih dilaksanakan terutama penanganan pengungsi di Desa Genting dan Air Napal, Bengkulu Utara,” ucapnya.
Distribusi logistik juga masih dilanjutkan untuk wilayah Pagar Jati, Desa Taba Penyengat, Desa Susup dan Desa Kelindang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Demo di Prancis menuntut kenaikan upah dan menolak biaya hidup tinggi. Sebanyak 448 orang ditangkap dan 53 polisi terluka.
JPSM Sehati Sleman siap mendorong pembentukan KPSM di seluruh padukuhan untuk memperluas pemilahan dan pengelolaan sampah mandiri.
Kejagung mengungkap enam perusahaan yang dikendalikan Arif Kurniawan dalam kasus dugaan korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara periode 2013–2025.
Komisi I DPRD Kulonprogo menemukan alat cetak KTP elektronik bermasalah di Lendah, Galur, dan Panjatan. Warga mengeluhkan hasil cetak bergaris.
Dinkes Sleman mengimbau warga menerapkan PHBS dan mengenali gejala ISPA di tengah perubahan cuaca, terutama pada kelompok rentan.
Yusril mempersilakan Komnas HAM menyelidiki bentrokan di Pidie, Aceh, yang mengakibatkan satu warga meninggal dan 13 orang luka-luka.