Verifikasi LP2B Tembus 86,08 Persen, ATR BPN Kejar Target 87 Persen
Verifikasi LP2B nasional mencapai 86,08 persen. ATR/BPN menargetkan angka 87 persen rampung tahun ini, lebih cepat dari target 2029.
Ilustrasi kekerasan/JIBI
Harianjogja.com, MALUKU UTARA--Anggota DPR RI yang saat ini berstatus caleg petahana Partai Nasdem asal Maluku Utara, Ahmad Hattari, nyaris jadi sasaran amuk massa. Pasalnya, Ahmad Hattari sempat menyindir sejumlah sumbangannya kepada masjid seperti karpet, tapi giliran pemilu, dirinya hanya meraup sedikit suara dan terancam gagal ke Senayan.
Hal tersebut terjadi seusai Ahmad Hattari menunaikan salat Jumat di Masjid Nurul Bahar Kelurahan Tomalou, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Jumat (19/4/2019).
Nurdin Conoras, saksi mata, mengatakan anggota Komisi XI DPR RI itu diberi kesempatan untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat pascapelaksanaan pencoblosan seusai Jumatan di Masjid Nurul Bahar.
Ahmad Hattari yang kembal menjadi Caleg Nasdem untuk DPR RI di pemilu tahun 2019 itu, dalam pengarahannya justru menyampaikan hal-hal yang menyinggung perasaan jemaah dan masyarakat Tomalou, bahkan sudah cenderung provokatif.
"Saat itu, Ahmad Hattari melampiaskan kekecewaannya atas perolehan suara di Kelurahan Tomalou yang hanya mencapai 700 suara. Padahal dia merasa selama ini memberikan bantuan di kelurahan tersebut yang berdampingan Kelurahan Gurabati, tempat tinggal Ahmad Hattari," katanya.
Mendengar pernyataan Ahmad Hattari itu, jemaah masjid marah dan langsung mengejarnya, bahkan ada yang berusaha memukulnya. Tetapi beruntung ada jemaah dan aparat kepolisian yang mencoba menghalangi.
Ahmad Hattari yang menggunakan mobil bernomor polisi DR 57 AH berhasil meninggalkan lokasi setelah sejumlah pengurus masjid dan aparat kepolisian melerai amarah jemaah. Jemaah masjid dan massa yang marah kemudian membuka seluruh karpet dan jam dinding bantuan Ahmad Hattari.
Setelahnya, semua karpet dan jam dinding itu langsung dibawa jemaah masjid ke kediaman Hattari di Kelurahan Gurabati.
Kabid Humas Polda Malut Ajun Komisaris Besar Hendri Badar ketika dikonfirmasi meminta agar suasana kondusif pascapencoblosan pemilu 17 April 2019 tetap terjaga.
"Mari kita menciptakan kesejukan dan semangat kekeluargaan pasca-pencoblosan hasil pemilu 2019, meskipun proses politik ini mengalami dinamika dan mengganggu situasi kamtibmas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Verifikasi LP2B nasional mencapai 86,08 persen. ATR/BPN menargetkan angka 87 persen rampung tahun ini, lebih cepat dari target 2029.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 18 Agustus 2026 didominasi udara kabur. Sleman diprediksi cerah, sementara wilayah lain perlu waspada jarak pandang terbatas.
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Jayapura, menjadi pembawa baki bendera saat penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.