Anak Gajah Yuna Mati Diduga Terinfeksi Virus EEHV di Aceh
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Wakil Presiden Jusuf Kalla./Antara-Mohammad Ayudha
Harianjogja.com, JAKARTA--Pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Rabu (17/4/2019) nanti, Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istri, Mufidah Jusuf Kalla dan sang cucu akan menggunakan hak pilihnya di TPS 04 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Hal tersebut disampaikan oleh Jubir Wapres RI Husain Abdulah melalui keterangannya. Jusuf Kalla akan memberikan hak suaranya di TPS 04 RW 02, Jalan Brawijaya IV Nomor 18, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Rencananya, wapres bersama istri, Ibu Mufidah mencoblos di Brawijaya sesuai KTP-nya di TPS dekat kediaman pribadinya," kata Husein dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/4/2019).
Selain itu, Jusuf Kalla tidak lupa juga akan mengajak sang cucu pergi ke TPS. Hal tersebut dilakukan Jusuf Kalla untuk memberikan pendidikan politik sejak dini.
Setelah itu barulah Jusuf Kalla akan memantau hasil perhitungan cepat di kediaman pribadinya, di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Menurut informasi yang diperoleh, TPS 04 yang akan menjadi lokasi pencoblosan Jusuf Kalla sudah dipersiapkan seperti memasang tenda serta perangkat tambahan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.