Mafindo Nyatakan Selama Setahun Terakhir Nyaris 50% Hoaks Bertema Politik

Newswire
Newswire Minggu, 17 Maret 2019 10:17 WIB
Mafindo Nyatakan  Selama Setahun Terakhir Nyaris 50% Hoaks Bertema Politik

Ilustrasi hoaks./JIBI

Harianjogja.com, JAKARTA--Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) menyatakan terjadi 997 kabar bohong atau hoaks sepanjang 2018 hingga Januari 2019. Sebanyak 488 atau sekitar 49,94 % di antara kabar bohong itu bertemakan politik.

"Meningkatnya jumlah hoaks dengan tema politik yang berhasil kami verifikasi berpotensi mengancam kualitas pesta demokrasi terbesar dalam sejarah bangsa Indonesia," kata Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho, Sabtu (16/3/2019).

Septiaji mengatakan hoaks bertema politik tidak hanya akan merusak akal sehat calon pemilih, tetapi juga mendelegitimasi proses penyelenggaraan pemilu, dan merusak kerukunan masyarakat yang mengarah ke disintegrasi bangsa.

Septiaji mengatakan sepanjang Juli hingga Desember 2018 terdapat 259 kabar bohong yang menyasar pasangan calon presiden dan wakil presiden, pemerintah pusat, figur terkemuka, partai politik dan pemerintah daerah.

Khusus untuk kabar bohong yang menyasar pasangan calon presiden dan wakil presiden, pasangan 01 Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin menerima 75 hoaks atau 28,96% dan pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno menerima 54 hoaks atau 20,85%.

Sedangkan pada Januari 2019, total terdapat 109 kabar bohong didominasi bidang politik, yaitu 58 buah. Pasangan 02 menerima 21 kabar bohong atau 36,20% dan pasangan 01 menerima 19 kabar bohong atau 32,75%.

Septiaji mengatakan angka kenaikan jumlah kabar bohong tersebut seharusnya menyadarkan seluruh bangsa Indonesia bahwa hal itu masih menjadi masalah bersama yang akan merugikan semua pihak.

"Hanya jika kita menjadi masyarakat sadar fakta maka kita bisa melanjutkan kehidupan demokrasi dengan baik. Kami memohon para elit politik untuk tidak menggunakan atau membiarkan hoaks untuk kepentingan elektoral," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online