Guru Bisa Adukan Masalah MBG ke BGN, Ini Kanal Resminya
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Prabowo menggelar konferensi pers di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018). /Suara.com-Yosea Arga
Harianjogja.com, RIAU--Ada hal menggelitik saat kunjungan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (13/3/2019). Seorang pria bertubuh gempal mirip Prabowo hadir dalam acara itu dan sempat mmebikin heboh.
Lelaki itu tiba-tiba muncul di Ruang VVIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II, saat puluhan pendukung menanti kedatangan pesawat jet pribadi Prabowo mendarat di Pekanbaru.
Pria itu memiliki postur tubuh besar dan gempal yang sama dengan Prabowo. Perawakannya tidak terlalu tinggi, lengkap dengan peci, kemeja warna putih dan kacamata hitam. Hanya kulitnya saja yang terlihat lebih lebih coklat seperti habis berjemur sinar matahari.
Para pendukung dari partai politik, organisasi massa, wartawan, dan kaum ibu atau emak-emak yang melihatnya dibuat terheran-heran. "Ada Prabowo KW [palsu], Prabowo KW," kata seorang ibu sambil tertawa-tawa seusai berfoto bersama pria mirip Prabowo itu.
Pria itu tidak banyak bicara, hanya senyam-senyum saat melayani orang-orang yang memintanya untuk foto bersama. Seorang fotografer koran Riau Pos, Evan, yang ikut swafoto [selfie] langsung mengirimkan foto itu ke grup-grup media sosial whatsaaps [WA]. "Heran kawan-kawan, kok bisa `selfie sama Prabowo. Dari segitu banyak orang di grup WA, tidak ada yang sadar dia itu Prabowo palsu, kata Evan sambil tertawa.
Ketika diwawancara Antara, pria yang mirip Prabowo Subianto itu ternyata punya nama asli Zamratul Fuadi, tinggal di daerah Marpoyan Kota Pekanbaru. "Sudah lama saya dibilang mirip Prabowo. Tapi saya nonpartai, saya [kerja] wiraswasta," katanya.
Ia mengaku diajak seorang kawan yang kebetulan ikut menjemput Prabowo, untuk ikut ke Ruang VVIP Bandara Pekanbaru. Ia pun sadar diri hanya mirip wajahnya, namun tak pernah bermimpi untuk bisa bertemu langsung. "Saya enggak tahu apa bisa ketemu, saya orang kecil. Kebetulan ada teman ngajak ke sini ikut ke Bandara jemput Pak Prabowo asli, saya dibilang yang palsu. Memang yang palsu, kok," kata Zamratul.
Ia mengaku kagum dengan sosok Prabowo terutama saat berpidato yang mengajak bangsa Indonesia untuk berdaulat dalam pengelolaan sumber daya alam, dan berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari. "Kata-kata berdikari itu sampai saya bikinkan lagu untuk Pak Prabowo. Saya bikin dua lagu, judulnya Berdikari Pas Dihati dan Garudaku," kata Zamratul sambil tersenyum.
Ketika Prabowo Subianto akhirnya menjejakkan kaki di Bandara Pekanbaru, puluhan pendukungnya langsung mengerubunginya. Calon presiden itu singgah sejenak di ruang VVIP dan langsung menuju GOR Remaja Pekanbaru yang jadi lokasi kampanye. Dan tidak jelas apakah Zamratul alias Prabowo Palsu apakah berhasil berjabatangan dengan idolanya itu atau tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang
MR alias Bos Gendut, buronan kasus 98 kg sabu, ditangkap BNN di salon kecantikan Mangga Besar. Aset Rp39,5 miliar turut disita.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik
Sleman menjadi lokasi piloting Perlinsos Digital. Sebanyak 76.315 KK telah terdaftar untuk mendukung penyaluran bansos tepat sasaran.