Gerak Cepat, Menhub Minta Kecelakaan KRL di Bogor Dievaluasi

Newswire
Newswire Minggu, 10 Maret 2019 13:57 WIB
Gerak Cepat, Menhub Minta Kecelakaan KRL di Bogor Dievaluasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018)./Antara-Hafidz Mubarak A

Harianjogja.com, BOGOR--Kecelakaan anjloknya Kereta Commuter Jabodetabek KA 1722 (rute Jatinegara-Bogor) di sekitar Kebon Pedes Bogor pada Minggu (10/5/2019) pukul 10.15 WIB membuat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi segera memerintahkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk melakukan evaluasi atas kejadian tersebut. 

“Pak Menteri sudah memerintahkan Dirjen Perkeretaapian segera melakukan evaluasi sambil menunggu hasil investigasi mengenai penyebab kecelakaan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan, di Jakarta, Minggu (10/3/2019).

Hengki mengatakan berdasarkan laporan yang diterima dari Balai Perkeretaapian Jakarta dan Banten Kementerian Perhubungan dan PT KAI, kejadian anjloknya kereta commuter terjadi pada Minggu (10/3) pukul 10.08 WIB.

Posisi anjlok yaitu di daerah antara Cilebut - Bogor km 51 + 500, JPL 28 Kebon Pedes Bogor. Kereta commuter 1722 tersebut dilaporkan anjlok dan tertimpa tiang Listrik Aliran Atas (LAA).

Masinis yang mengemudikan bernama Yakub Agus S dan PPA bernama Danang. Hingga rilis ini dikeluarkan, saat ini masih dilakukan proses evakuasi penumpang.

Sejauh ini, belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa ini. Akibat kejadian ini, perjalanan kereta commuter dilaporkan terganggu.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin menggunakan KRL, untuk sementara dapat menggunakan moda transportasi lainnya. Karena proses evakuasi diperkirakan membutuhkan waktu lama,” kata Hengki.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : antara

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online