Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Bahar bin Smith. / Ist- YouTube
Harianjogja.com, SEMARANG- Kasus dugaan penghinaan yang dilakukan penceramah Habib Bahar bin Smith dinilai bisa menjadi pelajaran bgai pendakwah lain di Tanah Air. Habib Bahar, dalam ceramahnya menyebut Presiden Jokowi banci.
Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah meminta para pendakwah untuk selalu mengedepankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengajarkan kebaikan dalam setiap kesempatan.
"Masyarakat sebenarnya butuh dai yang benar-benar bisa mencerahkan dan mendidik, mengajak untuk berperilaku baik," kata Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly di Semarang, Selasa (4/12/2018).
Pria yang akrab disapa Gus Sholah itu mengungkapkan kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo yang menyeret nama Habib Bahar bin Smith bisa menjadi pembelajaran bagi para pendakwah.
Kritikan kepada pemimpin negara, menurut dia, tidak diharamkan atau dilarang. Namun, harus dilakukan dengan cara-cara yang baik dan sesuai dengan substansi kritikannya, serta tidak mengandung ujaran kebencian.
"Yang dikritik itu \'kan kelakuannya, bukan orangnya. Itu yang sering terlewatkan dari sebuah kritik," ujarnya.
Gus Sholah berharap di Jateng tidak ada sosok yang mengaku tokoh agama, tetapi menggembar-gemborkan ujaran kebencian.
"Tidak ada seruan khusus untuk menolak pendakwah yang melakukan ujaran kebencian, tetapi Ansor Jateng selalu mengingatkan kadernya yang rata-rata aktivis pengajian untuk selalu mengingatkan panitia agar mengundang penceramah yang baik," katanya.
Gus Sholah secara tegas meminta semua pihak untuk tidak memberi kesempatan tampil bagi para pendakwah yang tidak mendukung NKRI.
"Saya khawatir, para pendakwah berideologi yang tidak klir terhadap NKRI, masih mendapatkan panggung di hadapan massa, padahal mereka tidak punya kepedulian terhadap NKRI," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.