Mendagri Tito Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kanan) dan Ma\'ruf Amin saat tiba di RSPAD untuk tes kesehatan yang diselenggarakan KPU, Jakarta, Minggu (12/8). /ANTARA-Akbar N
Harianjogja.com, JAKARTA- Sebuah survei baru-baru ini memotret, arah dukungan pemilih pada Pilpres yang notabene pengikut sejumlah ulama.
Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma\'ruf Amin unggul di pemilih yang mendengarkan imbauan tiga ulama yaitu Ustaz Arifin Ilham, Ustadz Yusuf Mansur, dan Ustadz Abdullah Gymnastiar.
"Kalau kita lihat, mereka yang dengarkan imbauan dua ulama yaitu Ustadz Abdul Somad dan Habib Riezieq Shihab adalah orang yang cenderung memilih Prabowo-Sandi. Dan masyarakat yang dengarkan imbauan Ustadz Arifin Ilham, Ustadz Yusuf Mansur, dan Ustadz Abdullah Gymnastiar cenderung memilih Jokowi-Ma\'ruf," kata Peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/11/2018).
Kelima ulama yang dianggap masyarakat paling berpengaruh berdasarkan survei LSI Denny JA adalah Ustadz Abdul Somad, Ustadz Arifin Ilham, Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Abdullah Gymnastiar, dan Habib Riezieq Shihab.
Ada tiga syarat utama kriteria ulama berpengaruh versi LSI Denny JA yaitu tingkat pengenalan diatas 40 persen, tingkat kesukaan diatas 50 persen, dan kemampuan mempengaruhi diatas 15 persen.
Ikrama menjelaskan polarisasi pemilih pasangan capres-cawapres yang mendengarkan imbauan ulama, sudah lama terjadi.
Dia mengatakan Ustadz Arifin Ilham yang selama ini diasosiasikan mendukung Prabowo-Sandi, namun dalam survei LSI Denny JA menunjukkan masyarakat yang mendengar imbauannya adalah pemilih Jokowi-Ma\'ruf sebesar 48,7 persen dan pemilih Prabowo-Sandi 45,7 persen. Imbauan Ustadz Yusuf Mansur yang didengar pemilih Jokowi-Ma\'ruf sebesar 49 persen dan pendukung Prabowo-Sandi 44,4 persen.
Imbauan Aa Gym yang didengar pemilih Jokowi-Ma\'ruf sebesar 49,2 persen dan pemilih Prabowo-Sandi 46,2 persen.
"Responden yang mendengar imbauan UAS dan Habib Riezieq meskipun mayoritas pendukung Prabowo-Sandi namun angkanya tidak bulat," ujarnya.
Ikrama menjelaskan sebanyak 54,3 persen responden yang mendengarkan imbauan UAS adalah pemilih Prabowo-Sandi dan 38,6 persen pendukung Jokowi-Ma\'ruf.
Ikrama mengatakan sebanyak 63 persen responden yang mendengarkan imbauan Habib Riezieq adalah pemilih Prabowo-Sandi dan 31,5 persen pendukung Jokowi-Ma\'ruf.
"Angka yang mendukung Prabowo-Sandi bulat namun tidak signifikan," katanya.
Survei LSI Denny JA tersebut dilakukan sejak 10-18 Oktober 2018 melibatkan 1200 responden dengan "margin of error" kurang lebih 2,8 persen.
Wawancara survei dilakukan dengan tatap muka menggunakan kuesioner terhadap responden yang terpilih melalui metode "multistage random sampling".
Selain menggunakan metode kuantitatif, survei tersebut dilengkapi dengan riset kualitatif melalui metode "forum group disccusion", analisis media dan wawancara mendalam dengan biaya survei secara mandiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.