Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Ma\'ruf Amin./Bisnis-Muhammad Ridwan
Harianjogja.com, JAKARTA- Pernyataan cawapres nomor urut 01 Ma\'ruf Amin soal buta dan budeg hingga kini masih menyisakan kekecewaan bagi warga disabilitas.
Sejumlah penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Aksi Sosial Tuna Netra Indonesia (PASTI) mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2018).
Kedatangan mereka untuk mengecam pernyataan Calon wakil Presiden nomor urut satu Ma\'ruf Amin yang dianggap menyinggung perasaan kaum disabilitas tuna netra dan tuna rungu.
"Ucapannya tidak lebih dari seorang preman. Kaum disabilitas seperti kami merasa tersinggung oleh ucapan beliau," ujar Ketua Persatuan Pasti Arif di depan kantor MUI.
Arif juga menuntut Ma\'ruf untuk meminta maaf di media dan kepada penyandang disabilitas. PASTI kata Ma\'ruf memberi waktu delapan hari kepada Ma\'ruf untuk menyampaikan permohonan maaf kepada penyandang disabilitas.
"Kami mohon untuk beliau klarifikasi dan minta maaf melalui media. Kami pasti memberi batasan waktu delapan hari dari sekarang untuk memohon maaf kepada kaum disabilitas," kata dia.
Arif menuturkan meski Ma\'ruf sudah memberikan klarifikasi terkait pernyataannya, hal tersebut tidaklah cukup. Sebab pihaknya sudah merasa tersinggung terkait ucapan Ma\'ruf.
"Saya sudah dengar juga, tapi tidak cukup klarifikasinya. Kita bukan lawan politik, supaya beliau meminta maaf kepada seluruh disabilitas, yang kasarnya beliau bilang budek dan buta," tandasnya.
Menurut pengamatan Suara.com, sebanyak sembilan orang penyandang disabilitas membawa atribut poster bergambar Ma\'ruf. Tampak pada atribut tersebut bertulikskan \'Oe-lama kebelenger\', \'cawapres penghina tuna netra-rungu\', mulutmu harimau mu, sontoloyo dan juga dipajang wajah Ma\'ruf yang dibubuhi garis silang berwarna merah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.
Sebanyak 7.990 atlet akan mengikuti Porprov Jateng 2026 dan memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.
Gempa M6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu pagi. Guncangan terasa hingga Manggarai Barat dan tidak berpotensi tsunami.
Paus Leo XIV mengingatkan bahaya AI dalam seni dan mendesak karya manusia dibedakan dari hasil mesin yang diproses algoritma.
Harga iPhone 15 dan iPhone 16 turun Rp1,5 juta pada awal Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18.