Persita Hentikan Rekor Persija, Aleksa Andreji Jadi Penentu
Persita mengalahkan Persija 3-2 lewat gol Aleksa Andrejić pada menit 90+5. Kekalahan ini memutus empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran.
Ilustrasi penyelamatan korban banjir/magnific
Harianjogja.com, JOGJA— Banjir yang melanda sejumlah wilayah Thailand telah menewaskan sedikitnya 19 orang, sementara sekitar 700.000 warga di Bangkok terdampak. Pemerintah kini mempercepat upaya pengeringan genangan setelah hujan di ibu kota mulai berkurang.
Kementerian Kesehatan Thailand menyebut banjir yang melanda 23 provinsi telah menyebabkan 19 orang meninggal dunia dan berdampak pada 49 fasilitas kesehatan. Data tersebut disampaikan otoritas pada Senin (28/9) dan dikutip pada Selasa (29/9).
Menurut laporan Thai Enquirer, sebagian besar korban meninggal akibat tenggelam dan tersengat listrik ketika banjir melanda sejumlah wilayah di Thailand.
Dampak banjir di Bangkok tergolong luas. Sekitar 329.000 rumah tangga atau kurang lebih 700.000 orang terdampak genangan di ibu kota Thailand. Sejumlah kawasan masih menghadapi banjir meskipun intensitas hujan mulai menurun.
Pemerintah Thailand juga menetapkan libur khusus selama dua hari, yakni 28 dan 29 September, di Bangkok serta provinsi tetangga Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai bagian dari respons terhadap kondisi banjir.
Di sektor kesehatan, 24 fasilitas kesehatan masih beroperasi, tiga fasilitas beroperasi sebagian, sedangkan 22 fasilitas menghentikan layanan akibat terdampak banjir.
Kondisi tersebut membuat layanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah. Badan Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA) juga telah memindahkan sekitar 1.500 pasien yang harus menjalani perawatan di tempat tidur ke rumah sakit kota.
Curah hujan di Bangkok mulai menurun setelah sistem tekanan rendah bergerak menjauh dari wilayah ibu kota. Meski demikian, hujan monsun masih terjadi, terutama di bagian timur Bangkok.
Pada Senin (28/9), curah hujan tercatat sekitar 62 milimeter di Nong Chok, 55 milimeter di Lat Krabang, dan 52 milimeter di Min Buri.
Bangkok Governor Chadchart Sittipunt mengatakan pemerintah kota memprioritaskan penurunan permukaan air di kanal-kanal utama. Langkah tersebut diperlukan agar air dari jalan dan kawasan permukiman dapat dialirkan keluar.
Kanal Prawet Burirom dan Lat Phrao menjadi bagian dari jalur yang mendapat perhatian dalam proses pengeringan genangan. Kondisi kanal yang masih tinggi membuat sejumlah kawasan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali normal.
Distrik yang termasuk wilayah terdampak paling parah antara lain Lat Krabang, Bang Kapi, Khan Na Yao, Sai Mai, Suan Luang, Saphan Sung, dan Lak Si. Sejumlah kawasan lain juga masih dipantau karena genangan belum sepenuhnya menghilang.
Pemerintah Thailand pada Selasa (29/9) memperkirakan genangan di Bangkok dapat dibersihkan dalam dua hingga tiga hari apabila tidak terjadi hujan tambahan. Pemerintah juga mulai membahas langkah pemulihan serta strategi pencegahan banjir untuk jangka panjang.
Perbaikan kondisi juga mulai terlihat pada lalu lintas. Sebagian ruas Jalan Phetchaburi telah kembali dibuka, sedangkan Jalan Vibhavadi Rangsit mulai lebih mudah dilalui meski sejumlah titik masih tergenang.
BMA masih menjalankan operasi pemompaan dan pengaliran air dari kawasan yang terdampak. Pemerintah juga membutuhkan bantuan berupa makanan siap santap, air minum, kendaraan berjarak tinggi dari permukaan tanah, perahu beralas datar, serta dapur bergerak untuk mendukung warga terdampak.
Penanganan banjir juga diarahkan kepada kelompok rentan yang kesulitan meninggalkan rumah. Selain pemindahan pasien yang terbaring di tempat tidur, otoritas memantau permintaan bantuan dari warga melalui media sosial dan mengirimkan bantuan ke kawasan yang masih sulit dijangkau.
Dengan hujan yang mulai mereda, fokus penanganan di Bangkok kini bergeser dari menghadapi curah hujan tinggi menuju mempercepat pengeringan genangan. Namun, sejumlah kawasan rendah dan ruas jalan masih perlu mendapat perhatian sampai air benar-benar surut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persita mengalahkan Persija 3-2 lewat gol Aleksa Andrejić pada menit 90+5. Kekalahan ini memutus empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran.
Harga BBM 18 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, Vivo, dan BP. Simak daftar harga Pertalite, Pertamax, Dexlite, hingga BBM diesel.
Bayern Muenchen menang 6-1 atas RB Leipzig pada pekan keenam Bundesliga 2026/27. Luis Diaz mencetak hattrick di Allianz Arena.
Asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan di 29 bandara pada 11 Agustus–17 Oktober 2026. Simak rincian dampak dan daftar bandara terdampak
Lima film pendek di Pekan Iklim Bali 2026 mengangkat isu perubahan iklim, mulai dari abrasi pesisir hingga krisis air bersih.
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu. Waspadai hujan petir dan awan Cumulonimbus yang berisiko bagi penerbangan.