Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Dampak gempa Lombok, NTB/Antara
Harianjogja.com, MATARAM-Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah menjadi 20 orang. Hal itu berdasarkan data sementara yang dicatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat.
"Ada yang meninggal pada hari kejadian gempa, tapi laporannya terlambat masuk ke posko, salah satunya di Aikmel. Ada juga yang meninggal di rumah sakit," kata Kepala BPBD NTB H Mohammad Rum ketika dihubungi di Mataram, Minggu (5/8/2018).
Ia menyebutkan korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Timur, tersebar di Kecamatan Sambelia sebanyak 10 orang, yakni Adriyatul Aini (17), Herniwati (35), Firdaus (7), Mazraatul (8), Egi Ofal Isfandi (17), Wisnu Akhiran (8), Putri Nila Lestari (20), M. Haeril Hamzia Ramadhani (10), Rumenah (70), dan Mur\'ah (80).
Sementara di Kecamatan Sembalun sebanyak lima orang, yakni Inak Mar\'ah (80), Inak Imah (70), Siti Nur Ismawida (30) warga Malaysia, dan Muhammad Ainul Taksim (25), warga Makassar-Sulawesi Selatan. Ada juga satu orang warga Kroya, Kecamatan Aikmel, dilaporkan meninggal dunia atas nama Inak Hikmah (70).
Rum menambahkan jumlah korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Utara sebanyak lima orang, yakni Sandi (20), Juniarto (8), Rusdin (34), Natrinep (20), dan Inak Indra (70).
"Jumlah korban meninggal dunia di Lombok Utara tidak ada laporan tambahan yang masuk pada saat rapat koordinasi penanganan bencana gempa di Desa Madayin pada Sabtu [4/8/2018]," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial NTB Ahsanul Khalik mengatakan pihaknya akan segera mengurus uang santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp15 juta untuk masing-masing ahli waris korban gempa meninggal dunia yang laporannya terlambat masuk data BPBD.
"Segera diurus sama Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial NTB, untuk dilaporkan ke Kemensos," katanya.
Sebelumnya, Menteri Sosial Idrus Marham menyerahkan santunan tahap pertama untuk para korban gempa bumi di Pulau Lombok, NTB, sebesar Rp675 juta.
Santunan tahap pertama tersebut untuk ahli waris korban meninggal dunia sebanyak 15 orang. Sedangkan untuk korban luka-luka sebanyak 40 orang, masing-masing Rp2,5 juta.
Gempa bumi berkekuatan 6,4 pada Skala Richter mengguncang Pulau Lombok, dan Sumbawa, NTB, pada 29 Juli 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.