Gempa M4,1 Guncang Bogor, 253 Rumah Rusak

Newswire
Newswire Minggu, 18 Oktober 2026 06:57 WIB
Gempa M4,1 Guncang Bogor, 253 Rumah Rusak

BPBD Kabupaten Bogor mencatat 253 rumah rusak akibat gempa M4,1. Kerusakan tersebar di tiga desa, dengan satu warga mengalami luka ringan. /Antara.

Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah rumah rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 4,1 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bertambah dari 17 menjadi 253 unit. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat kerusakan tersebut tersebar di tiga desa pada dua kecamatan.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan sementara hingga Sabtu. Tiga desa terdampak berada di Kecamatan Pamijahan dan Kecamatan Leuwiliang.

Dari total 253 rumah yang mengalami kerusakan, sebanyak 222 unit masuk kategori rusak ringan, 25 unit rusak sedang, dan enam unit rusak berat.

Kerusakan paling banyak ditemukan di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan. Sementara itu, dua desa lainnya yang terdampak ialah Cibunian di Kecamatan Pamijahan serta Purasari di Kecamatan Leuwiliang.

Rincian Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor

Berdasarkan pendataan sementara BPBD Kabupaten Bogor, berikut rincian kerusakan rumah di tiga desa terdampak:

Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan: Sebanyak 106 rumah rusak, terdiri atas 97 rumah rusak ringan, enam rusak sedang, dan tiga rusak berat.

Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan: Tercatat 76 rumah mengalami kerusakan, meliputi 70 rumah rusak ringan dan enam rusak sedang.

Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang: Sebanyak 71 rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 55 rumah rusak ringan, 13 rusak sedang, dan tiga rusak berat.

Selain rumah warga, gempa juga mengakibatkan kerusakan pada lima sarana ibadah. Sebanyak tiga sarana ibadah yang mengalami kerusakan ringan berada di Desa Purwabakti, sedangkan dua lainnya berada di Desa Cibunian.

BPBD juga mencatat satu warga mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut. Korban merupakan seorang perempuan yang berada di Kampung Cikupa RT 02/RW 17, Kecamatan Pamijahan, dan telah mendapatkan penanganan medis di klinik kesehatan setempat.

Gempa Berpusat di Barat Daya Kota Bogor

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang tercantum dalam laporan BPBD, gempa bermagnitudo 4,1 tersebut berpusat sekitar 26 kilometer barat daya Kota Bogor. Gempa terjadi pada Kamis (15/10) dengan kedalaman lima kilometer.

Menindaklanjuti kejadian itu, BPBD Kabupaten Bogor mengerahkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) untuk melakukan kaji cepat dan mendata kerusakan bangunan.

Tim juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta pemerintah desa untuk mendukung penanganan warga terdampak.

Hasil asesmen awal menunjukkan kerusakan bangunan meliputi dinding yang retak hingga hancur, serta kerusakan pada plafon dan atap rumah.

BPBD Kabupaten Bogor masih merekapitulasi dampak gempa. Karena itu, jumlah rumah rusak maupun fasilitas yang terdampak masih berpotensi berubah seiring dengan berlanjutnya pendataan di lapangan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online