Diduga Teroris, Densus 88 Tangkap Warga Tegal

Newswire
Newswire Minggu, 05 Agustus 2018 13:00 WIB
Diduga Teroris, Densus 88 Tangkap Warga Tegal

Ilustrasi penjagaan polisi saat penggerebekan oleh Densus 88 Antiteror. (Solopos-Hanifah Kusumastuti)

Harianjogja.com, TEGAL—Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Sabtu (4/8/2018), menangkap seorang warga Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah berinisial YW, 36, yang dituduh sebagai teroris.

Tetangga YW, Dasmo, 36, mengatakan penangkapan itu dilakukan tidak jauh dari toko optik miliknya di Pasar Kemantran, Kecamatan Kramat . Selain menangkap YW, kata dia, Densus juga membawa seorang karyawan toko optik milik terduga teroris itu.

"Ada sekitar tujuh orang berpakaian seragam lengkap seperti Brimob dan membawa senjata‎," kata Dasmo yang bekerja sebagai montir di bengkel kendaraan itu.

Ia mengatakan seorang karyawan optik berinisial FB, warga Brebes sempat diperiksa oleh tim Densus di dalam toko milik terduga dan kemudian dibawa pergi menggunakan mobil. “Saya melihat [FB] sempat diinterogasi di dalam toko sekitar 10 menitan. Karyawan toko optik itu hanya satu," katanya.

Menurut dia, perilaku terduga YW dalam kesehariannya tidak ada hal yang mencurigakan di lingkungan masyarakat setempat. "Akan tetapi, kami tak menyangka jika YW diduga terlibat terorisme. Sudah lima tahun YW membuka toko di sini. Kesehariannya juga biasa-biasa saja," katanya.

Kapolsek Kedungbanteng AKP Abdul Ghofir membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang terduga teroris. "Betul. Penangkapan oleh Densus 88 karena diduga terkait jaringan JAD. Terduga pelaku merupakan warga asli desa itu dan juga pernah bertransmigrasi ke luar Jawa," katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan dan dibawa oleh Densus 88 berupa satu boks yang tidak diketahui isinya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online