Dari Prancis, Paus Leo XIV Serukan Eropa Ikut Jaga Perdamaian Dunia
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, LAMPUNG - Perbuatan jahat dilakukan seorang perempuan di Dusun Kelapa Dua, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegeneneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Ia tega menghabisi dua buah hatinya. Pelaku berinisial DS kemudian mencoba bunuh diri dengan menusukan pisau ke tubuhnya.
Namun, sang ibu masih terselamatkan meski dalam kondisi kritis dan saat ini menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Medika Natar di Lampung Selatan.
Sementara kedua anaknya Robin Nicolas Manurung,8 dan Marcel Rafael Manurung,3 meninggal dalam peristiwa pada, Minggu (15/7/2018) sekira pukul 10.00 WIB tersebut. Mereka kehabisan darah setelah menderita sejumlah luka parah akibat ditusuk pisau oleh ibu kandungnya. Seorang korban bahkan mengalami enam luka tusukan.
Petrus saksi di lokasi mengatakan, awalnya Punggung Manurung, ayah dari kedua bocah malang itu datang ke rumahnya. Dia meminta pertolongan untuk membantunya.
“Suami dari pelaku datang ke rumah saya sambil menangis. Dia bilang tolong lihat istrinya [bibi saksi] di rumah,” kata Petrus, paman dari kedua korban.
Saat tiba di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), Petrus melihat bibinya DS dalam posisi terlentang di atas kamar tidur. Tubuhnya bersimbah darah. Dia kemudian meminta pertolongan warga untuk membantu membawanya ke rumah sakit.
“Saat saya tiba di rumah hanya ada pelaku. Dua anaknya sudah lebih dahulu dibawa ayahnya ke rumah sakit namun sudah tidak terselamatkan,” ujar Petrus.
Saat ini, kedua jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk menjalani proses pemakaman. Sementara ibu korban sekaligus pelaku pembunuhan masih tak sadarkan diri dan menjalani perawatan medis. “Yang saya tahu pelaku itu sakit sudah lama. Tapi tidak tahu sakit apa,” ucapnya.
Kapolsek Tegeneneng Iptu Syamsul Rizal yang coba dikonfirmasi atas peristiwa pembunuhan ini mengatakan, kasusnya masih diselidiki. Polisi belum dapat mengambil keterangan ayah korban yang masih terguncang, maupun pelaku DS yang kondisinya belum memungkinkan.
Pelaku saat ini dalam penjagaan ketat petugas yang sedang berupaya mengungkap motif pembunuhan sadis dalam satu keluarga tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.