PPATK Catat 467 Juta Transaksi Judol, DPR Minta Polri Bertindak
DPR meminta Polri memperkuat pemberantasan judi online setelah PPATK mencatat 467,32 juta transaksi judol pada semester I 2026.
Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, meminta aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh temuan 995 pucuk senjata api, narkotika, dan kepingan VCD bermuatan pornografi di sebuah ruangan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Menurutnya, kasus tersebut tidak hanya berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum, tetapi juga menyangkut aspek keamanan negara dan keselamatan masyarakat.
Hasanuddin menilai kepemilikan senjata api dalam jumlah besar oleh pihak sipil merupakan persoalan serius yang harus diungkap hingga tuntas.
"Sebanyak 995 pucuk senjata api bukanlah jumlah yang sedikit. Kepemilikan senjata sebanyak itu mengindikasikan adanya prosedur yang diduga telah dilanggar, karena tidak mungkin seseorang secara sah memiliki senjata dalam jumlah sebanyak itu," kata Hasanuddin di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
DPR Minta Asal Senjata dan Narkotika Diungkap
Selain senjata api, Hasanuddin juga menyoroti ditemukannya barang yang diduga narkotika dalam kasus tersebut.
Menurutnya, aparat penegak hukum harus memproses dugaan tindak pidana itu sesuai ketentuan yang berlaku sekaligus menelusuri jaringan yang berkaitan dengan kepemilikan barang bukti.
"Senjata api yang jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat membahayakan masyarakat bahkan mengancam keamanan negara. Begitu pula dengan narkotika yang harus diusut untuk mengetahui tujuan kepemilikan maupun jaringan peredarannya," katanya.
Ia menegaskan penyelidikan tidak boleh berhenti pada penyitaan barang bukti semata.
Penyidik, lanjut Hasanuddin, perlu mengungkap asal-usul seluruh senjata api, bagaimana barang tersebut bisa tersimpan di lingkungan sekolah, dari mana narkotika diperoleh, hingga siapa saja yang bertanggung jawab atas penyimpanan maupun kepemilikannya.
"Aparat perlu mengungkap dari mana senjata api itu berasal, bagaimana bisa tersimpan di lingkungan sekolah, dari mana narkotika diperoleh, serta siapa saja yang bertanggung jawab," katanya.
Hasanuddin juga meminta aparat memeriksa pengurus yayasan maupun pengelola sekolah untuk memastikan apakah mereka mengetahui keberadaan barang-barang tersebut.
Menurutnya, seluruh fakta harus dibuka secara transparan melalui proses penyelidikan dan penyidikan.
"Tentu perlu didalami apakah pengurus yayasan maupun pengelola sekolah mengetahui keberadaan barang-barang tersebut. Semua fakta harus dibuka secara transparan melalui proses penyelidikan dan penyidikan," katanya.
Kronologi Penemuan Barang Bukti
Sebelumnya, kuasa hukum yayasan sekolah swasta, Hermawanto, mengungkapkan pihaknya menemukan 995 pucuk senjata api, amunisi, serta sejumlah aksesori senjata di sebuah ruangan tertutup pada Jumat (10/7/2026).
Penemuan itu kemudian berlanjut pada Rabu (5/8/2026) ketika ditemukan kembali beberapa senjata, narkoba jenis ganja dan sabu, serta VCD porno di lokasi yang sama.
"Kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk, juga menemukan narkoba, dan CD porno," kata Hermawanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Setelah penemuan tersebut, pihak yayasan memutuskan melaporkan kasus itu kepada Polres Metro Jakarta Selatan untuk ditindaklanjuti.
Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan guna mengungkap asal-usul senjata api, narkotika, serta pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan penyimpanan barang-barang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR meminta Polri memperkuat pemberantasan judi online setelah PPATK mencatat 467,32 juta transaksi judol pada semester I 2026.
DPS Pilur Gunungkidul 2026 ditetapkan sebanyak 120.856 calon pemilih di 31 kalurahan. DPT dijadwalkan ditetapkan pada 24 Agustus 2026.
Prediksi Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan skenario Garuda lolos semifinal.
Menkes Budi Gunadi Sadikin memerintahkan audit dugaan nakes menghina pasien BPJS. Hasil investigasi Inspektorat Kemenkes ditargetkan rampung pekan ini.
Nusantara Explorer masih disempurnakan usai dicoba Presiden Prabowo. Kereta wisata ini akan melayani perjalanan berbasis permintaan wisatawan.
Pemkot Jogja Luncurkan Tagline "Otentik Konkret" untuk Hari Jadi ke-270, Diawali Kerja Bakti di 270 Titik