APBN 2026: Subsidi Tembus Rp203,7 Triliun, Daya Beli Dijaga
Realisasi subsidi dan kompensasi APBN 2026 capai Rp203,7 triliun. Pemerintah jaga daya beli dan stabilitas harga.
Ilustrasi diagram hotspot/Ist-BMKG
Harianjogja.com, BANDA ACEH-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Blang Bintang menyatakan, terdapat 16 titik panas terdeteksi satelit berada di wilayah Aceh.
"Pagi ini, satelit mendeteksi ada 16 titik panas di Aceh. Jumlah itu, sama dengan Minggu [15/7/2018] sore" kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad, di Aceh Besar, Senin (16/7/2018).
Tetapi, lanjutnya, dari jumlah total titik panas itu, cuma 11 titik di antaranya memiliki tingkat kepercayaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di atas 50 persen.
Ke-11 titik panas ini, tersebar di empat daerah di Aceh. Titik panas terbanyak dengan empat titik diantaranya berada di Kabupaten Aceh Besar yang terkosentrasi di tiga kecamatan, yakni Kotalue Janto dua titik, Kotaluecot Glie, dan Indrapuri masing-masing satu titik.
Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Gayo Lues masing - masing tiga titik panas di tiga kecamatan, yaitu Pintu Rime Gayo tiga titik, Kute Panjang dua titik, dan Putri Betung satu titik. Sedangkan, Kabupaten Aceh Tengah terdeteksi satu titik panas di Kecamatan Bintang.
"Ada enam titik panas dari total 11 titik patut diduga sebagai titik api akibat karhutla, karena memilik persentase di atas 71 persen," kata Zakaria.
Keenam titik tersebut berada di empat kecamatan, yakni tiga titik di Pintu Rime Gayo yakni 74%, 78%, dan 88%. Di Kotaluecot Glie 78%, Kuta Panjang 85%, dan Bintang miliki 88%.
Sebelaumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek, mengatakan, Karhutla mulai terjadi lagi seperti di wilayah Aceh Besar yang dilaporkan sejak Sabtu, (14/7/2018) pukul 00.24 WIB.
Karhutla di wilayah ini, terjadi di tiga titik di wilayah pengunungan setempat, yakni Krueng Linteung, di atas Desa Suka Tani, dan di atas kampong Jantho Lama.
"Petugas dari intansi terkait, masih berada di Desa Suka Tani terus melakukan pantauan titik api. Hingga kini masih ada dua titik api yang terlihat," ujar Ahmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Realisasi subsidi dan kompensasi APBN 2026 capai Rp203,7 triliun. Pemerintah jaga daya beli dan stabilitas harga.
Psikolog jelaskan sindrom pasca haji yang membuat jamaah merasa rindu dan sulit beradaptasi setelah pulang dari Tanah Suci.
Pemerintah RI memproyeksikan tarif AS ke produk Indonesia bisa mencapai 18% usai investigasi Section 301 Trade Act. Ini penjelasannya.
Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-11 pada 6 Juni 2026, Burz@ Hotel Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility
Cuaca ekstrem di Sumatera Utara merusak 20 rumah di Serdang Bedagai. BPBD mencatat sejumlah wilayah terdampak tanpa korban jiwa.
Kemenpar dorong wisata wellness sebagai strategi baru pariwisata Indonesia. Pasar global mencapai US$6,8 triliun dan terus tumbuh.