Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Hadir Bantu Kesulitan Rakyat
Presiden Prabowo menegaskan keterlibatan TNI dan Polri dalam membantu rakyat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan nasional.
Presiden Jokowi menghadiri Rembuk Nasional Aktivis 98, yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7/2018) petang. (Istimewa-Setkab)
Harianjogja.com, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih mematangkan nama-nama dalam daftar prioritas calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan saat ini partainya masih mematangkan daftar prioritas itu terdiri atas 3-5 orang calon. "Sekarang sudah masuk daftar prioritas sebanyak 3 hingga 5 orang. PDIP ada daftar panjang, pendek, dan prioritas cawapres. Daftar panjang 15-20 nama, daftar pendek 5-10 nama, dan prioritas 3-5 orang," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/7/2018).
Dia mengatakan untuk nama-nama yang ada di daftar pendek dan prioritas, hanya Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang tahu. Karena itu ia mengaku tidak tahu siapa yang masuk dalam daftar pendek dan prioritas. Namun untuk daftar panjang, Hendrawan memastikan ada nama Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD.
"[Muhaimin] Masuk dalam daftar panjang, namun apakah masuk daftar pendek dan prioritas, hanya Ketua Umum PDIP dan Jokowi yang tahu," ujarnya.
Hendrawan tidak bisa memastikan apakah munculnya nama tokoh non-partai dalam daftar cawapres merupakan pertanda ada kecenderungan tokoh di luar parpol yang dipilih. Menurut dia, Megawati memiliki kewenangan untuk memasukkan nama-nama kandidat dalam daftar cawapres yang akan mendampingi Jokowi.
"Para ketua umum parpol saling mencalonkan diri satu sama lain, maka memilih salah satu bisa menimbulkan iritasi kekacauan yang lain. Atas dasar logika seperti itu ya kita pelajari," katanya. Dia mengatakan parpol koalisi sudah diajak berkomunikasi untuk membahas cawapres khususnya yang ada dalam daftar prioritas.
Sebelumnya, Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan Presiden Jokowi telah mengantongi 10 nama yang akan menjadi cawapresnya. Nama-nama itu telah disampaikan kepada ketua umum partai pendukung. Namun Rommy enggan membocorkan nama-nama calon pendamping Jokowi dan hanya memberikan kisi-kisi figur tokoh tersebut.
"Saya hanya bisa katakan dari 10 nama ada figur politikus, ada figur cendikiawan, purnawirawan TNI-Polri, dan kalangan teknokrat dan profesional," kata Rommy di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (9/7/2018).
Romy mengatakan figur cawapres itu tinggal dibahas bersama dengan semua pimpinan partai koalisi. Saat ini Jokowi meminta pendapat masing-masing ketua umum terkait 10 nama yang sudah ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Solopos
Presiden Prabowo menegaskan keterlibatan TNI dan Polri dalam membantu rakyat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan nasional.
Kementerian Haji dan Umrah resmi menghapus mekanisme lunas tunda ganti pada haji khusus. Jamaah kini hanya bisa berangkat sesuai nomor urut porsi untuk mencegah
KTM akui masalah mesin MotoGP dari komponen pemasok. Kecelakaan Catalunya jadi pemicu. KTM butuh izin Ducati, Honda, Yamaha untuk perbaikan.
Hujan meteor Perseid 2026 mulai aktif sejak 17 Juli hingga 24 Agustus. Masyarakat Indonesia berpeluang menyaksikan bintang jatuh dan fenomena fireball.
NORAD dan FAA memberlakukan pembatasan ruang udara di New York dan New Jersey menjelang final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol di MetLife Stadium.
Jadwal lengkap MotoGP Silverstone 2026, 7-9 Agustus. Rekor 11 pemenang berbeda dan perjuangan Veda Ega Pratama di Moto3.