Danantara Bidik Investasi Rp1.200 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 2027
Danantara menyiapkan desain investasi 2026-2027 untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027.
Foto ilustrasi sakit perut/keracunan. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Gizi Nasional (BGN) langsung menurunkan tim untuk menginvestigasi insiden gangguan pencernaan yang dialami sejumlah siswa di Kabupaten Jember, Jawa Timur, setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus menentukan tindak lanjut terhadap penyelenggaraan program di lokasi.
Tim investigasi diterjunkan setelah muncul laporan gangguan pencernaan yang dialami anak-anak penerima manfaat MBG. Selain melakukan pemeriksaan di lapangan, pemerintah daerah juga telah memberikan penanganan medis kepada para siswa yang terdampak.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Trenggono, menegaskan lembaganya berkomitmen untuk segera menindaklanjuti insiden tersebut agar pelayanan program MBG tetap berjalan sesuai standar keamanan pangan.
“Langsung kita atasi, ya. Kita investigasi ke sana dan nanti kita akan berikan tindakan ke sana,” ujar Trenggono usai mengikuti rapat bersama Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Di tingkat daerah, Tim Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Jember telah melakukan inspeksi mendadak terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangsono di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, pada Kamis (16/7/2026). Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program setelah adanya laporan gangguan pencernaan pada sejumlah siswa.
Ketua Satgas MBG Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengatakan gejala gangguan pencernaan yang dialami para siswa tidak muncul sesaat setelah mengonsumsi makanan, melainkan baru dirasakan beberapa hari setelah proses pendistribusian.
“Langkah itu diambil menyusul adanya laporan khususnya anak-anak yang mengalami gangguan pencernaan setelah menyantap menu makanan dari program tersebut,” kata Helmi.
Menurutnya, Satgas MBG Jember telah mengambil langkah preventif sekaligus melakukan penanganan medis secara menyeluruh untuk memastikan kondisi kesehatan anak-anak kembali pulih. Penanganan tersebut menyasar siswa di tingkat taman kanak-kanak hingga madrasah ibtidaiah yang terdampak insiden tersebut.
“Satgas mengambil langkah preventif dan penanganan medis secara menyeluruh untuk memastikan anak-anak di taman kanak-kanak dan madrasah ibtidaiah kondisi kesehatannya kembali membaik,” katanya.
Para siswa yang mengalami gangguan pencernaan saat ini telah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya di Puskesmas Sukorejo, Puskesmas Paleran, RSUD Balung, dan beberapa klinik swasta terdekat di Kabupaten Jember.
Pemerintah Kabupaten Jember juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah hingga para siswa dinyatakan sembuh.
“Sesuai instruksi Bupati Jember, seluruh biaya pengobatan anak-anak tersebut ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah alias gratis hingga sembuh,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan awal, Satgas MBG Jember menjatuhkan sanksi administratif berupa penghentian sementara operasional SPPG Karangsono. Penutupan sementara tersebut akan diberlakukan hingga seluruh pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan selesai dilakukan.
Selain itu, SPPG Karangsono juga diwajibkan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap sistem higienitas, kualitas penyajian makanan, serta pemenuhan perizinan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum kembali beroperasi.
Helmi menjelaskan, hasil investigasi sementara yang dilakukan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dinas kesehatan, dan puskesmas setempat menemukan adanya indikasi pelanggaran prosedur dalam proses distribusi dan penyajian makanan di SPPG Karangsono.
“Dari hasil investigasi bersama BPOM, dinas kesehatan, dan puskesmas setempat, ditemukan adanya indikasi pelanggaran prosedur dalam proses distribusi dan penyajian makanan di SPPG Karangsono tersebut,” imbuhnya.
Investigasi yang dilakukan BGN bersama pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar standar keamanan pangan tetap terjaga dan kejadian serupa tidak kembali terjadi pada penerima manfaat program di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Danantara menyiapkan desain investasi 2026-2027 untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.