PLN Selidiki Blackout Batam-Bintan, Dugaan Sabotase Belum Pasti
PLN memastikan blackout Batam-Bintan telah ditangani. Penyebab gangguan masih diselidiki, sementara kompensasi pelanggan mengacu pada aturan.
Ilustrasi gojek, grab, uber/Sae
Harianjogja.com, MAKASSAR- Permasalahan pengemudi ojek online dan penumpang difabel terjadi di Makassar.
Manajemen jasa transportasi darat Grab memediasi pertemuan antara pelanggan difabel dengan salah satu pengemudi Grab Bike yang sebelumnya dilaporkan karena dianggap melecehkan.
"Kami atas nama manajemen memohon maaf yang sebesar-besarnya kalau ada hal-hal yang membuat tidak nyaman penumpang," kata Manajer Operasional Grab Bike Ahmad di Makassar, Rabu (19/6/2018).
Ia mengatakan langkah mediasi yang dilakukannya terkait adanya aduan dan sorotan mengenai salah satu pengemudinya terhadap penumpang difabel buta.
Dirinya berharap mediasi dengan mempertemukan kedua belah pihak, baik pengemudi Grab Bike Muh Ridwan dan difabel buta Muhammad Luthfi sudah selesai dan tidak perlu lagi diperpanjang.
Ahmad mengatakan selama ini di beberapa kota di Indonesia sudah dilakukan sosialisasi mengenai tata cara pelayanan kepada penumpang khususnya dari kalangan difabel.
Namun khusus di Makassar, ia mengakui sejak beroperasi di Makassar hingga saat ini belum pernah dilakukan sosialisasi kepada para pengemudinya tentang tata cara pelayanan kepada difabel.
"Sebenarnya di beberapa daerah sudah ada edukasi yang lakukan Grab kepada pengemudi mengenai pelayanan bagi penumpang difabel. Cuma memang kami di Makassar belum pernah, tapi akan kami usahakan agar nanti ada proses edukasi," jelasnya.
Sebelumnya, pada Senin, 11 Juni 2018, Luthfi berencana menghadiri undangan berbuka puasa di Sekertariat Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) di Jalan Pendidikan Raya Blok B5 Nomor 8 Makassar.
Menurut Luthfi, saat itu ia memesan transportasi dalam jaringan (daring/online) dari rumahnya di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Gowa menuju jalan Raya Pendidikan, dengan menggunakan telepon genggam milik ibunya.
"Iya, waktu itu, saya pesan Grab pakai akunnya ibu karena waktu itu HP saya sedang bermasalah," jelas Luthfi saat ditemui di kantor perwakilan Grab di Mall GTC Makassar pada Rabu.
Tidak berselang lama, pengemudi Grab tiba di lokasi penjemputan. Menurut Mursyida, 48, ibu Luthfi, saat tiba langsung melihat kondisi Luthfi dengan tatapan aneh dari kepala sampai kaki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PLN memastikan blackout Batam-Bintan telah ditangani. Penyebab gangguan masih diselidiki, sementara kompensasi pelanggan mengacu pada aturan.
Kepolisian Federal Brasil menyelidiki Flavio Bolsonaro atas dugaan pencucian uang setelah menemukan hubungan keuangan dan perjalanan ke luar negeri.
Kapolri Suyudi Ario Seto mendalami 98 kasus karhutla yang melibatkan korporasi. Lima perusahaan telah dicabut izinnya dengan total konsesi 92.464 hektare.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 20 Oktober 2026 di Polsek Cangkringan, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, dan persyaratan.
Tujuh terdakwa kasus Little Aresha meminta dibebaskan. Tim penasihat hukum menilai para pengasuh menjalankan SOP yang ditetapkan manajemen daycare.
BMKG memperingatkan dampak tidak langsung Siklon Tropis Champi di Indonesia timur, termasuk potensi gelombang laut setinggi 1,25–2,5 meter.