512 Santri Keracunan, BGN Suspend SPPG Sidoarjo Selama 30 Hari
BGN memberikan suspend 30 hari kepada SPPG Sidoarjo Tanggulangin setelah 512 santri keracunan. Investigasi penyebab masih dilakukan.
Ilustrasi gojek, grab, uber/Sae
Harianjogja.com, MAKASSAR- Permasalahan pengemudi ojek online dan penumpang difabel terjadi di Makassar.
Manajemen jasa transportasi darat Grab memediasi pertemuan antara pelanggan difabel dengan salah satu pengemudi Grab Bike yang sebelumnya dilaporkan karena dianggap melecehkan.
"Kami atas nama manajemen memohon maaf yang sebesar-besarnya kalau ada hal-hal yang membuat tidak nyaman penumpang," kata Manajer Operasional Grab Bike Ahmad di Makassar, Rabu (19/6/2018).
Ia mengatakan langkah mediasi yang dilakukannya terkait adanya aduan dan sorotan mengenai salah satu pengemudinya terhadap penumpang difabel buta.
Dirinya berharap mediasi dengan mempertemukan kedua belah pihak, baik pengemudi Grab Bike Muh Ridwan dan difabel buta Muhammad Luthfi sudah selesai dan tidak perlu lagi diperpanjang.
Ahmad mengatakan selama ini di beberapa kota di Indonesia sudah dilakukan sosialisasi mengenai tata cara pelayanan kepada penumpang khususnya dari kalangan difabel.
Namun khusus di Makassar, ia mengakui sejak beroperasi di Makassar hingga saat ini belum pernah dilakukan sosialisasi kepada para pengemudinya tentang tata cara pelayanan kepada difabel.
"Sebenarnya di beberapa daerah sudah ada edukasi yang lakukan Grab kepada pengemudi mengenai pelayanan bagi penumpang difabel. Cuma memang kami di Makassar belum pernah, tapi akan kami usahakan agar nanti ada proses edukasi," jelasnya.
Sebelumnya, pada Senin, 11 Juni 2018, Luthfi berencana menghadiri undangan berbuka puasa di Sekertariat Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) di Jalan Pendidikan Raya Blok B5 Nomor 8 Makassar.
Menurut Luthfi, saat itu ia memesan transportasi dalam jaringan (daring/online) dari rumahnya di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Gowa menuju jalan Raya Pendidikan, dengan menggunakan telepon genggam milik ibunya.
"Iya, waktu itu, saya pesan Grab pakai akunnya ibu karena waktu itu HP saya sedang bermasalah," jelas Luthfi saat ditemui di kantor perwakilan Grab di Mall GTC Makassar pada Rabu.
Tidak berselang lama, pengemudi Grab tiba di lokasi penjemputan. Menurut Mursyida, 48, ibu Luthfi, saat tiba langsung melihat kondisi Luthfi dengan tatapan aneh dari kepala sampai kaki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN memberikan suspend 30 hari kepada SPPG Sidoarjo Tanggulangin setelah 512 santri keracunan. Investigasi penyebab masih dilakukan.
Bobot TKA dalam SNBP 2027/2028 berpeluang meningkat setelah evaluasi pelaksanaan TKA 2026 dan pembahasan MRPTNI.
Seto Nurdiantoro dipercaya menjadi Direktur PSS Muda Akademi untuk memperkuat pembinaan dan mencetak talenta baru bagi PSS Sleman.
Bencana Nepal-China menewaskan 1.130 orang. Pakar mengingatkan risiko pembangunan bendungan besar di kawasan pegunungan Himalaya.
Sebanyak 75 ribu orang mengikuti seleksi petugas haji 2026. Dari jumlah itu, kurang dari 1.000 orang akan diterima sebagai PPIH.
Peneliti Jepang mengembangkan program e-Bocchi untuk membantu anak menghadapi kesepian, meningkatkan kemampuan mencari bantuan, dan mencegah depresi.