KPK Ungkap Alasan Nusron Wahid Dua Kali Absen Pemeriksaan, Kunker ke Malaysia
KPK menyebut Nusron Wahid absen dalam dua panggilan pemeriksaan karena agenda lain dan perjalanan dinas ke Malaysia.
Situasi pasar Kota Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Kamis (27/10/2015)./Antara-Marcelinus Kelen
Harianjogja.com, JAYAPURA—Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata dikabarkan menembak seorang anggota TNI yang berpatroli di wilayah Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu (16/6/2018).
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Supit saat dikonfirmasi Antara membenarkan terjadinya insiden penembakan itu.
“Memang benar ada anggota yang tertembak saat berpatroli yang diduga dilakukan KKSB kelompok Talenggen dan terkena di bagian tangan," kata Mayjen TNI Supit.
Ia mengatakan kini korban yang merupakan anggota Yonif 753 Nabire sudah dievakuasi dan dirawat di RS Mulia beserta rekan-rekannya yang terkena serpihan peluru.
Belum ada informasi tentang rencana evakuasi korban ke Jayapura, kata Mayjen TNI Supit. Ia tidak menyebutkan secara pasti jumlah anggota TNI yang menjadi korban akibat serangan itu. “Sempat terjadi kontak senjata, tetapi anggota kesulitan karena saat itu di dalam kendaraan," kata Mayjen Supit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
KPK menyebut Nusron Wahid absen dalam dua panggilan pemeriksaan karena agenda lain dan perjalanan dinas ke Malaysia.
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Prabowo menyinggung pembagian peran menteri dan evaluasi kabinet. Namun, Presiden belum mengumumkan rencana reshuffle Kabinet Merah Putih.
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
Prabowo menyebut Indonesia berada dalam kondisi survival dan menegaskan kepentingan nasional serta rakyat menjadi prioritas pemerintah.
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara