Bulog Tambah 150.000 Ton Jagung SPHP, Peternak Bisa Beli Rp5.500 per Kg
Bulog menambah 150.000 ton jagung SPHP dengan harga Rp5.000/kg di gudang untuk membantu peternak mikro menekan biaya pakan.
Polri menyelidiki penyebab kebakaran KMP Batumandi di perairan Merak. KNKT juga diminta memeriksa aspek teknis dan nonteknis. /Instagram.
Harianjogja.com, CILEGON—Penyebab kebakaran KMP Batumandi di sekitar Pulau Merak Besar, Banten, akan diselidiki Polri bersama pihak terkait. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah insiden saat kapal hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak tersebut dipicu faktor teknis, nonteknis, atau unsur kesengajaan.
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengatakan Korps Kepolisian Perairan (Korpolair) akan ikut membantu proses penyelidikan. Hal itu disampaikan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu.
“Kita Polri, Korps Kepolisian Perairan [Korpolair], nanti juga turun untuk membantu penyelidikan, apakah ini terjadi karena faktor teknis atau ada nonteknis,” kata Suyudi.
Menurut dia, penyelidikan diperlukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan dalam kebakaran kapal tersebut. Polri juga akan berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Perhubungan untuk mendalami kejadian itu.
“Karena tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang ingin sengaja melakukan sebuah upaya yang yang tidak baik, ya. Tapi ini perlu pendalaman, sehingga kita akan terus bekerja sama dengan jajaran Menhub,” katanya.
Seluruh Penumpang dan Awak Kapal Dievakuasi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan insiden kebakaran KMP Batumandi tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan cepat.
Untuk mengetahui penyebab kebakaran, Dudy meminta Polri melakukan investigasi secara mendalam. Ia juga meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa kejadian tersebut dari aspek teknis maupun nonteknis.
Pemeriksaan itu diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi ketika kapal sedang dalam proses alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10) sore.
Api Terlihat di Dek Kendaraan
Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi terjadinya kebakaran di atas KMP Batumandi. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB.
Sekitar pukul 16.15 WIB, petugas melihat percikan api di bagian buritan atau belakang kapal. Api diketahui muncul di dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.
Sejumlah kapal penyelamat dari unsur SAR dan kepolisian kemudian dikerahkan menuju titik koordinat kebakaran. Armada tersebut membantu mempercepat proses pemindahan penumpang ke area steril.
Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan. Polri akan mendalami kemungkinan faktor teknis maupun nonteknis, sementara KNKT diminta melakukan pemeriksaan untuk mendukung pengungkapan penyebab insiden tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog menambah 150.000 ton jagung SPHP dengan harga Rp5.000/kg di gudang untuk membantu peternak mikro menekan biaya pakan.
Oknum TNI berpangkat Letkol ditetapkan sebagai tersangka kasus penyewaan rumah dinas di Cijantung yang diduga terkait operasional judi online.
Argentina memimpin daftar negara dengan utang IMF terbesar 2026 sebesar US$56,9 miliar. Simak 10 negara dengan kredit IMF tertinggi.
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Mousa Bagayoko absen 3-4 pekan akibat cedera lutut. Pieter Huistra menyiapkan sejumlah opsi gelandang PSS Sleman untuk melawan Persik.
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.