Prabowo Isyaratkan Evaluasi Kabinet, Bakal Ada Reshuffle Lagi?

Akbar Evandio
Akbar Evandio Rabu, 21 Oktober 2026 17:27 WIB
Prabowo Isyaratkan Evaluasi Kabinet, Bakal Ada Reshuffle Lagi?

Presiden Prabowo Subianto pimpin Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri, Rabu (21/10/2026)./BPMI Sekretariat Presiden\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto mengisyaratkan evaluasi terhadap kinerja dan pembagian peran anggota Kabinet Merah Putih. Ia menyebut tidak semua anggota kabinet langsung mendapat peran utama sejak awal pemerintahan, sehingga kesempatan untuk menjalankan tugas masih akan bergulir.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Kabinet Merah Putih di Halaman Tengah Istana Merdeka, Rabu (21/10/2026). Meski menyinggung evaluasi dan pembagian peran, Presiden tidak mengumumkan rencana perombakan kabinet atau reshuffle maupun menyebut nama menteri yang dinilai belum bekerja optimal.

Prabowo Minta Menteri Tak Gelisah soal Pembagian Peran
Prabowo menggunakan analogi pertandingan sepak bola untuk menggambarkan perjalanan pemerintahan selama lima tahun. Menurutnya, ada anggota kabinet yang menjadi pemain utama, sedangkan yang lain masih menunggu kesempatan untuk menjalankan peran lebih besar.

“Dari awal pemerintahan kita tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker. Yang cadangan jangan frustrasi. Pada saatnya Saudara akan kita mainkan,” ujar Prabowo.

Ia meminta para menteri dan pejabat yang belum banyak mendapat kesempatan agar tidak gelisah. Prabowo menegaskan pemerintahan masih berada pada babak pertama, sehingga pembagian peran dan evaluasi kabinet masih akan berlanjut.

Babak Pertama Pemerintahan Prabowo Disebut Berlangsung 2,5 Tahun
Prabowo menjelaskan dua tahun pertama pemerintahan belum menandai berakhirnya babak pertama. Ia memperkirakan babak tersebut baru selesai setelah pemerintahan berjalan selama dua setengah tahun.

“Kita ini lima tahun, jadi dua setengah tahun baru, ya babak pertama. Habis itu kita akan ke babak kedua,” katanya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah evaluasi perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, Presiden belum memberikan kepastian mengenai waktu maupun bentuk perombakan kabinet.

Prabowo Soroti Kesehatan Menteri dan Pejabat Pemerintahan
Selain membahas pembagian peran anggota kabinet, Prabowo turut menyoroti kondisi kesehatan para pejabat pemerintahan. Ia berseloroh bahwa sudah ada anggota kabinet yang harus dirawat di rumah sakit sebelum babak pertama pemerintahan berakhir.

“Saya sudah prihatin. Di babak pertama sudah ada yang masuk rumah sakit. Nah, ini yang kita waspadai,” ujarnya.

Prabowo kemudian meminta Menteri Kesehatan mengupayakan pemeriksaan kesehatan yang lebih teliti bagi para menteri, wakil menteri, dan kepala badan.

Dengan demikian, meskipun Prabowo menyinggung evaluasi dan kesempatan bagi anggota kabinet untuk mengambil peran lebih besar, belum ada pengumuman resmi mengenai reshuffle Kabinet Merah Putih.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online