Bukannya Tobat, 4 Napi Ini Malah Nyabu di Dalam Lapas

Newswire
Newswire Selasa, 29 Mei 2018 15:29 WIB
Bukannya Tobat, 4 Napi Ini Malah Nyabu di Dalam Lapas

Napi ditangkap karena pesta sabu di dalam Lapas./Ist-Okezone

Harianjogja.com, PEKANBARU - Empat narapidana (napi) ditangkap pihak kepolisian bersama pihak Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Bangkinang, Kampar, Riau. Mereka ditangkap karena pesta sabu di tempat yang seharusnya jadi pembinaan para napi.

Empat napi yang diamankan itu yakn AA alias AG, MU aluas UD, TH alias TA dan FT alias PC. Dari warga binaan itu diamankan satu paket sisa narkotika jenis sabu yang sudah dipakai, satu buah kaca pirek, dompet warna coklat, kotak musik warna merah, tiga unit telfon genggang dan uang tunai sebesar Rp450 ribu.

"Saat ini kasusnya ditangani oleh bagian satuan reserse narkoba," ucap Paur Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra Selasa (29/5/2018).

Deni menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal saat pihak Lapas Bangkinang mencurigai seorang napi karena gerak geriknya mencurigakan. Kemudian petugas ini mengingkuti napi yang diketahui adalah AA alias AG. Saat itu dia melihat AA bergerak ke salah satu kamar mandi Lapas.

Saat AA masuk dalam toilet itulah, petugas langsung menyergapnya. Saat itulah ditemukan sisa paket sabu dari baju narapidana tersebut. Petugas sipir pun langsung melakukan interogasi.

Setelah itu, pihak Lapas menguhubungi Polres Kampar untuk bersama menyelidiki kasus tersebut. Tidak berapa lama tim dari Reserse Narkoba Polres Kampar datang ke Lapas.

Hasil interogasi, bahwa AA sudah melakukan pesta sabu dalam sel tahahan bersama tiga napi lainnya MU alias UD, TH alias TA dan FT alias PC. Tim gabungan pun membekuk tiga napi lainnya. Selanjutnya, empat napi tersebut dibawa ke Polres Kampar.

"Mereka napi dalam kasus narkoba juga. Kasusnya masih dikembangkan," imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online