OPINI: Bank Indonesia dan Investasi
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Ilustrasi senjata tajam./JIBI
Harianjogja.com, JAMBI- Kantor kepolisian kembali menjadi target teror. Orang tak dikenal menyerang Polsek Muarosebo, Kabupaten Muarojambi, Jambi.
Polsek Muarosebo di Kabupaten Muarojambi, Jambi mendadak diserang orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa (22/5/2018) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Dari informasi yang didapat, pelaku penyerangan adalah seorang pria. Mulanya, pelaku menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat warna putih dari arah Sekernan-Candi Muaro Jambi.
Sesampainya di depan polsek, pelaku tanpa basa-basi langsung menyerang anggota yang berjaga dan merusak kendaraan yang terparkir di depan Polsek.
Selanjutnya, dengan menggunakan sebilah senjata tajam berupa samurai pelaku terus menyerang petugas yang dilihatnya. Akibatnya, dua orang petugas dari Polsek Muarosebo yang diketahui bernama Manalu dan Sanggap lagi bertugas terkena sabetan samurainya hingga terluka parah.
“Kedua korban saat ini sudah dilarikan ke RS Bhayangkara Jambi. Mereka luka dibagian leher, akibat sabetan senjata tajamuk,” ujar salah satu warga, Selasa (22/5/2018).
Seusai melakukan penyerangan, pelaku langsung kabur ke arah Candi Muaro Jambi. Sementara, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kasus ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Apindo menyebut pelemahan rupiah, kenaikan harga energi, dan lesunya permintaan ekspor menekan margin perusahaan serta membuat pengusaha menahan investasi.
Pemerintah memutuskan mengangkat PPPK paruh waktu lintas profesi menjadi penuh waktu. Pendaftaran CPNS juga direncanakan mulai November 2026.
BPBD Banyumas mencatat 84 dari 121 desa terdampak kekeringan menyatakan kebutuhan air bersih tercukupi. Distribusi bantuan masih berlanjut di wilayah lain.
Pemerintah menyiapkan stimulus Rp31 triliun pada akhir 2026, mulai dari pembukaan rekening, bantuan pangan, BSU, hingga diskon tiket Nataru.
RAPBD DIY 2027 mengalokasikan 40,14% belanja untuk pendidikan. DPRD menyoroti penurunan bantuan keuangan hingga 33,65%.