Geger Penemuan Jasad Perempuan di Air Terjun Suwono Ngawi

Imam Mustajab
Imam Mustajab Minggu, 01 November 2026 18:17 WIB
Geger Penemuan Jasad Perempuan di Air Terjun Suwono Ngawi

Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik

Harianjogja.com, NGAWI—Penemuan jasad perempuan di pinggir sungai kawasan wisata Air Terjun Suwono Indah Park, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menggegerkan warga pada Minggu (1/11/2026) siang. Jasad dalam kondisi membusuk tersebut diperkirakan telah meninggal sekitar lima hari sebelum ditemukan. Hingga kini, identitas korban dan penyebab kematiannya masih belum diketahui.

Proses evakuasi jasad perempuan itu juga tidak mudah. Petugas kepolisian bersama tim terkait harus berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer untuk membawa jenazah dari lokasi penemuan menuju mobil ambulans karena medan di sekitar air terjun cukup curam.

Kepala Desa Hargomulyo, Susilo, menjelaskan penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh sekelompok anak-anak yang hendak mandi di aliran sungai. Mereka justru menemukan sesosok jasad perempuan tergeletak di pinggir sungai dalam kondisi membusuk.

Ditemukan Anak-Anak yang Hendak Mandi di Sungai

Menurut Susilo, anak-anak yang menemukan jasad tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak desa. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Anak-anak kecil hendak mandi di sungai dekat air terjun. Terus menemukan jasad perempuan tanpa busana itu. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kami hingga akhirnya ke polisi,” ujarnya.

Susilo juga memastikan korban bukan wisatawan maupun warga setempat. Pasalnya, kawasan wisata Suwono Indah Park telah ditutup untuk umum sejak empat tahun terakhir.

Setelah menerima laporan, pihak desa segera berkoordinasi dengan kepolisian agar petugas dapat mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi.

Evakuasi Jasad Harus Berjalan Kaki 2 Kilometer

Kapolsek Ngrambe, AKP Agus Hari Santoso, mengatakan polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan penemuan jasad tersebut.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus pemeriksaan awal terhadap jasad perempuan yang belum diketahui identitasnya.

“Kami mendapat laporan, kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP," ungkapnya.

AKP Agus menjelaskan proses evakuasi menghadapi kendala karena kondisi medan di sekitar lokasi penemuan cukup curam. Petugas harus membawa jasad dari pinggir sungai dekat air terjun menuju ambulans dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih dua kilometer.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum dan proses identifikasi.

Polisi Minta Warga yang Kehilangan Keluarga Melapor

Hingga Minggu (1/11/2026), polisi belum mengetahui identitas perempuan tersebut maupun penyebab kematiannya. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk membantu mengungkap identitas dan kondisi korban.

AKP Agus mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Ngrambe atau kantor polisi terdekat.

Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi jasad yang ditemukan di kawasan Air Terjun Suwono Indah Park tersebut.

"Kami berharap jika ada anggota keluarganya yang hilang, bisa melapor ke Polsek terdekat. Ciri-cirinya perempuan berusia sekitar 25 tahun ke atas, tanpa busana,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online