Jalur KA Lintas Selatan Kembali Lancar Pascainsiden Sancaka

Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah Minggu, 08 April 2018 20:24 WIB
Jalur KA Lintas Selatan Kembali Lancar Pascainsiden Sancaka

Petugas menyaksikan lokomotif KA Sancaka yang kecelakaan di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (7/4). Peristiwa tabrakan Kereta Sancaka dengan truk trailer tersebut menyebabkan seorang masinis kereta itu meninggal. /Antara-Zabur Karuru

Harianjogja.com, JAKARTA -- Jalur kereta api lintas selatan kembali lancar mulai Minggu (8/4/2018) setelah terjadinya insiden kecelakaan KA Sancaka menabrak truk dan lokomotifnya terguling di Ngawi, Jawa Timur. Kendati sudah bisa dilewati, kereta harus melambatkan kecepatan di tempat terjadinya kecelakaan.

VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) Agus Komarudin menuturkan pihaknya telah mengevakuasi lokomotif KA Sancaka yang terguling. Proses evakuasi disebut sudah selesai pada Sabtu (7/4/2018) pukul 21.30 WIB dan dilanjutkan dengan perbaikan jalur yang juga telah rampung pada pukul 22.40 WIB di hari yang sama.

Untuk memastikan kondisi jalur, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan uji coba perjalanan melewati track dengan crane. "Jadi, di lokasi kecepatan KA, pagi ini 10 km/jam. Memang masih ada antrean dan mudah-mudahan secara bertahap berangsur normal," paparnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Minggu (8/4/2018).

Agus mengungkapkan perjalanan KA pertama yang melewati jalur tersebut pasca uji coba adalah KA Malioboro Ekspres pada Minggu (8/4) pukul 01.19 WIB. Selanjutnya, secara bergantian kereta api dari arah barat dan timur melewati jalur tersebut.

Seperti diketahui, KA Sancaka relasi Jogja-Surabaya bernasih nahas setelah bertabrakan dengan truk di perlintasan tak terjaga di wilayah Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jawa Timur, pada Jumat (6/4). Akibat kecelakaan tersebut, masinis KA Sancaka meninggal di lokasi kejadian.

Insiden tersebut lantas membuat delapan KA mengalami perubahan rute perjalanan dari selatan melewati jalur utara, yaitu KA Argo Wilis, KA Sancaka, KA Pasundan, KA Ranggajati, KA Malioboro Ekspres, KA Logawa, KA Sritanjung, dan KA Gayabaru.

Polisi telah menemukan penyebab kecelakaan tersebut. Temuan itu didapat setelah melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk trailer yang ditabrak KA Sancaka di KM 215+8. Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan dari hasil pemeriksaan diketahui penyebab kecelakaan adalah truk trailer yang melintasi rel tiba-tiba mengalami mati mesin.

Sopir truk dengan nomor polisi B 9013 TEA adalah Aji Aman, 41, warga Desa Samben, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum KA Sancaka menghantam truk yang dikemudikannya. Ia kini ditetapkan oleh polisi sebagai tersangka dan ditahan.

Selain truk trailer, kereta api juga turut menyeret mobil minibus Toyota Avanza milik Dimas, 26,  warga Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang yang tengah terparkir tak jauh dari rel kereta api. Beruntung, Dimas tidak sedang berada di dalam mobil.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online