Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Ilustrasi alat peraga kampanye. (Harian Jogja-Beny Prasetya)
Harianjogja.com, JAKARTA-Aturan tentang alat peraga kampanye dalam Pemilu 2019 berbeda dengan Pilkada 2018.
Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan institusinya memperbolehkan pemasangan gambar tokoh nasional dan lokal dalam Alat Peraga Kampanye (APK) di Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.
"Terkait isu strategis diperbolehkannya pemasangan gambar tokoh lokal dan nasional dalam alat peraga kampanye. KPU memperbolehkan gambar tokoh tersebut dalam alat dan peraga kampanye di Pemilu 2019," kata Wahyu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/4/2018).
Dia mengatakan aturan tersebut berbeda dengan di Pilkada 2018, karena dalam UU Pilkada melarang pencantuman gambar maupun nama seorang yang bukan tokoh parpol tersebut.
Wahyu menjelaskan dalam UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada ada larangan mencantumkan foto dan nama presiden, wakil presiden dan pihak lain yang bukan pengurus parpol.
"Karena itu kami kemudian mengaturnya dalam PKPU kampanye pilkada terkait larangan tersebut," ujarnya.
Namun menurut dia, di Pemilu 2019 pencantuman gambar tokoh tersebut diperbolehkan dan aturan rincinya dibuat KPU.
Dia menjelaskan, untuk Pemilu 2019 tidak ada aturan pelarangan tersebut karena tidak diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
"Desain gambar tokoh dari peserta pemilu lalu dipelajari agar tidak melanggar ketentuan. Tokoh nasional dan lokal yang dicantumkan harus terinci sehingga akan kami verifikasi," katanya.
Dia mengatakan KPU dalam memfasilitasi Alat Peraga Kampanye disesuaikan dengan kemampuan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.