Rumah Terbakar di Suruh Semarang, Satu Orang Tewas
Kebakaran menghanguskan rumah di Suruh, Kabupaten Semarang. Seorang penghuni meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah.
http://images.harianjogja.com/2013/03/Presiden-SBY113.jpg" alt="" width="197" height="200" />JAKARTA -- Meski sebagian kalangan menilai tidak tepat, namun Fraksi Partai Demokrat DPR tetap ngotot mendukung Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi ketua umum menggantikan posisi Anas Urbaningrum.
"Selaku perpanjangan tangan dari DPP Demokrat, kami Fraksi Demokrat mendukung penuh pencalonan bapak SBY selaku ketua umum Demokrat," ujar Ketua Fraksi Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Kamis (28/3/2013). Menurutnya, keberhasilan SBY menjalankan tugas sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan menjadi alasan utama untuk mendukungnya sebagai ketua umum.
Nurhayati menyebutkan SBY menjadi presiden Indonesia sejak 2004 hingga kini dengan prestasi pertumbuhan ekonomi 6,5%. Pertumbuhan itu, ujarnya, terjadi pada saat dunia mengalami krisis ekonomi global.
Selain itu, tidak ada aturan yang melarang seorang presiden menjabat atau merangkap ketua umum partai politik, katanya. Dia menyebutkan sudah banyak contoh ketua umum partai yang merangkap jadi presiden di luar negeri. Saat ini kondisi partai dalam keadaan darurat dan membutuhkan sosok yang dalam menaikan elektabilitas partai, ujarnya menambahkan.
"Partai politik bertujuan untuk menyejahterakan rakyat, Demokrat berdiri untuk itu. Partai Demokrat didirikan oleh Pak SBY, apabila mengalami masalah, beliau sebagai pendiri tentu punya hak untuk kembali meraih kejayaan," ujar Nurhayati.
Sebelumnya pengamat politik Tjipta Lesmana mengatakan dukungan terhadap SBY menjadi ketua umum Partai Demokrat merupakan jebakan buat presiden RI tersebut. Dia menilai suara-suara yang mendukung itu merupakan suara jahat yang justru untuk menjatuhkan presiden SBY.
Menurut Tjipta, keberadaan SBY sebagai ketua umum juga tidak akan meningkatkan elektabilitas partai pemenang Pemilu 2009 tersebut. Menurut satu survey, elektabilitas Partai Demokrat kini berada di kisaran angka 5% meski pada 2009 mampu meraih 20,4% suara sekaligus suara tertinggi di antara parpol peserta pemilu saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran menghanguskan rumah di Suruh, Kabupaten Semarang. Seorang penghuni meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah.
Cek jadwal DAMRI Bandara YIA Rabu 19 Agustus 2026. Ada lima rute menuju Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 19 Agustus 2026. Ada lima keberangkatan dari Jogja dan lima dari Kutoarjo.
Catat jadwal KA Bandara YIA reguler dan Xpress dari Tugu Jogja ke YIA maupun sebaliknya, lengkap dengan waktu keberangkatan.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.