Sambal Eatsambel Kini Hadir di Supermarket, Ini Daftar Produknya
Eatsambel memperluas distribusi ke 41 jaringan ritel modern di Jabodetabek dan menargetkan pertumbuhan bisnis 200% pada 2027.
Foto ilustrasi kursi pejabat ASN, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Dua putra Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz, mengundurkan diri dari jabatan tenaga ahli di Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Keputusan itu diambil setelah penunjukan keduanya memicu pro dan kontra di ruang publik.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pihaknya bersama Menteri Haji dan Umrah telah menerima pengunduran diri tersebut.
“Pak Menteri dan saya sudah menerima pengunduran diri dua orang tenaga ahli. Jadi, secara resmi dua orang tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri,” kata Dahnil saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa.
Menurut Dahnil, keterlibatan kedua putra menteri itu bermula ketika Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) baru dibentuk dan membutuhkan bantuan untuk menjalankan tugas kelembagaan. Saat itu, badan tersebut hanya dipimpin oleh kepala dan wakil kepala sehingga memerlukan dukungan dari sejumlah pihak.
Ia menjelaskan, kedua putra Menhaj ikut membantu pekerjaan sejak awal pembentukan BP Haji. Dahnil juga menyebut keduanya tidak menerima bayaran pada masa awal membantu lembaga tersebut.
“Ketika Badan Penyelenggara Haji memang tidak ada orang yang mau membantu kami sejak awal secara sukarela. Akhirnya adalah anaknya Pak Menteri ikut membantu sejak awal,” ujar Dahnil.
Namun, setelah penunjukan keduanya menjadi polemik di masyarakat, Barbarossa dan Gibran memutuskan mundur dari jabatan tenaga ahli.
Pengganti Tenaga Ahli Menjadi Kewenangan Menhaj
Dahnil mengatakan posisi tenaga ahli yang ditinggalkan keduanya akan diisi oleh orang lain. Penentuan pengganti tersebut menjadi kewenangan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf.
Ia menambahkan, keputusan menerima pengunduran diri itu merupakan bagian dari komitmen pimpinan kementerian untuk menjaga integritas dan memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan berjalan sesuai prinsip etika.
“Untuk memastikan Kementerian Haji dan Umrah harus bebas dari praktik-praktik yang tidak beretika, praktik-praktik yang manipulatif, koruptif, perilaku mafia, dan sebagainya,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.
H. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, atau yang akrab disapa Gus Irfan, adalah Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia. Lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 Juni 1962, ia merupakan sosok ulama dan politikus berlatar belakang kuat Nahdlatul Ulama (NU), di mana ia adalah cucu dari pendiri NU, KH. Hasyim Asy'ari, serta putra dari KH. Yusuf Hasyim.
Sebelum mengemban jabatan menteri, Gus Irfan memiliki rekam jejak panjang dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam sebagai pengasuh pesantren serta pengabdian di dunia organisasi dan ekonomi kerakyatan, termasuk pernah menjabat sebagai anggota DPR RI sebelum akhirnya dipercaya untuk memimpin dan menata sistem penyelenggaraan ibadah haji serta umrah secara nasional di bawah Kabinet Merah Putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eatsambel memperluas distribusi ke 41 jaringan ritel modern di Jabodetabek dan menargetkan pertumbuhan bisnis 200% pada 2027.
IHSG diproyeksi bergerak sideways di kisaran 5.280-5.450 saat investor menanti keputusan The Fed dan mencermati pelemahan rupiah.
Dua putra Menteri Haji dan Umrah mengundurkan diri dari jabatan tenaga ahli setelah penunjukan mereka menuai pro dan kontra di masyarakat.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (27/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp111.600 per kg. Harga daging sapi kualitas I mencapai Rp164.800 per kg.
Harry Kane meraih Ballon d’Or 2026 setelah mencetak 73 gol dalam 65 pertandingan bersama Bayern Muenchen dan timnas Inggris.