Vape Bisa Sebabkan Cedera Paru-Paru, Ini Peringatan Ahli
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer. /Antara.
Harianjogja.com, TOMOHON—Aktivitas vulkanik Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, masih berstatus Level II atau Waspada. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer karena masih terdapat potensi keluarnya gas beracun dan erupsi freatik secara tiba-tiba.
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi hingga 15 Oktober 2026, aktivitas Gunung Lokon belum menunjukkan peningkatan berdasarkan pengamatan visual dan data seismik. Meski demikian, potensi bahaya di sekitar kawah dan aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung tetap perlu diwaspadai.
Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan aktivitas kegempaan Gunung Lokon pada periode 1–15 Oktober 2026 didominasi gempa vulkanik dangkal. Selain itu, tercatat sejumlah jenis gempa lain selama periode pengamatan tersebut.
"Pada periode tersebut juga terekam sebanyak 189 kali gempa embusan, 12 kali gempa vulkanik dalam, tiga kali gempa terasa pada skala I MMI dan 52 kali gempa tektonik jauh," ujar Lana dalam laporan yang dibagikan dalam grup percakapan BMKG dan Stakeholder, di Manado, Minggu.
Asap Kawah Teramati Setinggi 150 Meter
Hasil pengamatan visual menunjukkan adanya embusan asap berwarna putih tipis dari Gunung Lokon. Tinggi maksimum embusan tersebut mencapai sekitar 150 meter di atas kawah.
Dalam catatan kegempaan, gempa vulkanik dangkal atau VB mendominasi aktivitas Gunung Lokon, sedangkan gempa vulkanik dalam atau VA jarang terekam.
Data Real-time Seismic Amplitude Measurement (RSAM) menunjukkan energi yang tampak sejak 24 Agustus 2026 memiliki pola kenaikan hingga 15 Oktober 2026. Namun, berdasarkan evaluasi Badan Geologi, kenaikan tersebut berasal dari gempa permukaan.
Secara keseluruhan, data visual dan seismik belum memperlihatkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik.
Waspadai Gas Beracun dan Lahar Saat Hujan
Meski aktivitasnya masih berada pada Level II atau Waspada, Gunung Lokon memiliki potensi bahaya yang perlu diperhatikan. Ancaman tersebut meliputi kemungkinan keluarnya gas beracun dari kawah sewaktu-waktu serta erupsi freatik yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Masyarakat yang tinggal di sekitar alur sungai berhulu dari puncak Gunung Lokon juga diminta mewaspadai potensi lahar. Ancaman ini dapat muncul ketika memasuki musim hujan atau saat hujan deras berlangsung dalam durasi lama di kawasan puncak.
ESDM merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak melakukan aktivitas maupun mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.
Apabila terjadi letusan yang disertai hujan abu, masyarakat diimbau tetap berada di dalam rumah. Sementara itu, warga yang terpaksa berada di luar ruangan disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut berupa masker serta pelindung mata berupa kacamata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.
Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson mencetak gol kemenangan tim tamu.
Kedubes Singapura membantah kabar kunjungan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal pada 18 Oktober 2026. Dino mengaku berada di Perth, Australia.