2 Link Resmi Pre-order iPhone 18 Pro di iBox dan Digimap
Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di iBox serta Digimap sudah dibuka. Simak link resmi dan cara pemesanannya di Indonesia.
Foto ilustrasi bantuan sosial (bansos), dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, JAKARTA—Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perlu memastikan status penyaluran sebelum mengambil bantuan Rp600.000. Untuk pencairan periode Juli–September 2026, nominal tersebut merupakan akumulasi bantuan tiga bulan dengan besaran Rp200.000 per bulan.
Pengecekan status penerima dapat dilakukan melalui laman Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos). Masyarakat juga perlu memastikan dana telah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebelum melakukan penarikan tunai melalui ATM atau kantor bank penyalur.
BPNT atau program sembako merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan. Penyalurannya dilakukan melalui rekening bank yang ditunjuk pemerintah sesuai ketentuan program.
Cara mengecek status penerima bansos Rp600.000
Sebelum mendatangi ATM atau kantor bank, masyarakat perlu memeriksa status kepesertaan dan penyaluran bantuan. Berikut langkah-langkah pengecekan melalui layanan Cek Bansos Kemensos.
Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
Masukkan kode captcha yang ditampilkan pada layar.
Ikuti petunjuk untuk melakukan pencarian data.
Periksa hasil pencarian untuk mengetahui status kepesertaan bantuan sosial.
Apabila nama tercatat sebagai penerima BPNT, langkah berikutnya adalah memastikan status penyaluran. Status sebagai penerima tidak otomatis berarti dana sudah masuk ke rekening dan dapat ditarik.
Penerima dapat memeriksa saldo rekening KKS melalui ATM atau layanan perbankan yang tersedia. Pastikan dana bantuan sudah tersedia sebelum melakukan transaksi penarikan.
Besaran BPNT dan bank penyalur
BPNT diberikan dengan besaran Rp200.000 per bulan. Apabila bantuan untuk Juli, Agustus, dan September 2026 disalurkan sekaligus, penerima memperoleh total Rp600.000.
Dana bantuan disalurkan melalui rekening KKS yang terhubung dengan bank penyalur dari kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN. Untuk wilayah tertentu di Aceh, penyaluran dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
Masyarakat disarankan memastikan informasi penyaluran melalui kanal resmi pemerintah dan bank penyalur. Dengan demikian, penerima dapat mengetahui apakah dana sudah tersedia sebelum mendatangi ATM atau kantor bank.
Siapa yang diprioritaskan menerima BPNT?
BPNT diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam pengelompokan tersebut, desil 1 menunjukkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. Desil 1–4 mencakup sekitar 40% kelompok kesejahteraan terbawah.
Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan melalui layanan Cek Bansos Kemensos. Jika merasa memenuhi kriteria tetapi belum terdaftar, pembaruan data dapat diajukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan fitur usul sanggah atau melalui kantor desa dan dinas sosial setempat.
Namun, pengajuan pembaruan data tidak otomatis membuat seseorang menjadi penerima bantuan. Penetapan tetap mengikuti hasil pemeriksaan dan ketentuan program yang berlaku.
Syarat penerima BPNT Rp600.000
Tidak semua masyarakat otomatis memenuhi syarat sebagai penerima BPNT. Sejumlah kriteria yang perlu diperhatikan berdasarkan materi sumber meliputi:
Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki identitas resmi, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Terdaftar dalam DTSEN serta memenuhi kriteria kesejahteraan yang ditetapkan untuk program BPNT.
Tidak termasuk kelompok yang dikecualikan dari kepesertaan berdasarkan ketentuan program, termasuk ASN, anggota TNI, anggota Polri, serta pegawai BUMN atau BUMD sesuai aturan yang berlaku.
Memenuhi persyaratan ekonomi dan kriteria penerima bantuan.
Memiliki data kependudukan yang sesuai dan dapat diverifikasi pemerintah.
Pemenuhan kriteria tersebut tetap harus disesuaikan dengan ketentuan resmi dan hasil verifikasi pemerintah. Karena itu, masyarakat sebaiknya memeriksa status kepesertaan melalui kanal resmi Kemensos.
Penyebab bansos Rp600.000 belum masuk rekening
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan bantuan BPNT belum masuk ke rekening penerima. Salah satunya adalah data calon penerima yang masih dalam proses pemutakhiran, verifikasi, atau validasi.
Perubahan data kesejahteraan juga dapat memengaruhi penetapan penerima bantuan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya menjelaskan bahwa perubahan status desil masyarakat dapat terjadi karena proses sinkronisasi, validasi, dan verifikasi ulang data, termasuk dengan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta hasil sensus ekonomi.
Jika menemukan ketidaksesuaian data, masyarakat dapat memeriksa kembali status melalui kanal resmi Kemensos. Pengajuan pembaruan juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau dengan meminta tindak lanjut dari pemerintah desa maupun dinas sosial setempat.
Penerima perlu membedakan status kepesertaan dengan status pencairan. Nama yang tercatat sebagai penerima belum tentu menunjukkan bahwa dana sudah tersedia di rekening.
Cara mengambil bansos Rp600.000 melalui ATM
Setelah memastikan bantuan masuk ke rekening, penerima dapat melakukan penarikan tunai melalui ATM bank penyalur. Prosedurnya dapat berbeda sesuai fasilitas dan ketentuan masing-masing bank.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Pastikan saldo bantuan sudah masuk. Periksa saldo rekening KKS melalui ATM atau layanan perbankan yang tersedia.
2. Siapkan kartu KKS dan PIN. Pastikan kartu dapat digunakan dan PIN masih aktif. Jangan membagikan PIN kepada orang lain.
3. Datangi ATM bank penyalur. Gunakan ATM yang sesuai dengan rekening KKS, seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, atau BTN.
4. Untuk penerima di wilayah tertentu di Aceh, ikuti ketentuan penyaluran melalui BSI.
5. Masukkan kartu dan PIN. Ikuti petunjuk yang muncul pada layar ATM.
6. Pilih menu penarikan tunai. Masukkan nominal penarikan sesuai saldo yang tersedia dan batas transaksi ATM.
7. Ambil uang dan kartu. Setelah transaksi berhasil, pastikan uang dan kartu telah diambil. Simpan bukti transaksi jika diperlukan.
Hubungi bank jika mengalami kendala. Jika kartu tidak dapat digunakan, saldo belum terbaca, atau transaksi gagal, datangi kantor bank penyalur untuk meminta bantuan petugas.
Penerima juga dapat menanyakan prosedur pencairan langsung melalui kantor bank apabila fasilitas ATM tidak tersedia atau tidak dapat digunakan.
Sebelum melakukan penarikan, pastikan informasi rekening dan status penyaluran telah diperiksa. Mekanisme pencairan dapat berbeda sesuai bank penyalur dan ketentuan bantuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di iBox serta Digimap sudah dibuka. Simak link resmi dan cara pemesanannya di Indonesia.
Inter Milan mengalahkan Fiorentina 2-1 lewat gol Marcus Thuram dan Piotr Zielinski pada injury time. Nerazzurri menjaga posisi di puncak klasemen.
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil September 2026 dengan 4.840 unit. Simak daftar 20 mobil terlaris di Indonesia.
Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal saat Porprov Jateng 2026 di Semarang. Panitia masih menelusuri kronologi kejadian.
Timnas U-15 Indonesia kalah 0-3 dari Wales pada laga kedua Grup G Festival FIFA 2026. Tiga gol Wales tercipta pada babak kedua.
Pemerintah menunda kewajiban sertifikasi halal UMKM hingga 2028 karena banyak pelaku usaha belum memenuhi target dan terkendala administrasi.