Volkswagen Siapkan PHK 12.000 Pekerja Tambahan hingga 2030

Newswire
Newswire Minggu, 25 Oktober 2026 19:07 WIB
Volkswagen Siapkan PHK 12.000 Pekerja Tambahan hingga 2030

Ilustrasi PHK buruh/magnific

Harianjogja.com, WOLFSBURG—Produsen otomotif asal Jerman, Volkswagen, dikabarkan berencana memangkas 12.000 pekerja tambahan hingga 2030 sebagai bagian dari upaya penghematan biaya. Rencana tersebut menambah program pengurangan tenaga kerja yang sebelumnya telah disepakati, dengan target penghapusan lebih dari 35.000 posisi.

Laporan surat kabar Bild menyebutkan pemangkasan terbaru itu akan dilakukan di luar program optimalisasi tenaga kerja yang telah direncanakan sebelumnya.

Manajemen Volkswagen disebut berencana melaksanakan pengurangan pekerja dengan pendekatan yang disebut bertanggung jawab secara sosial. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengikuti program pelatihan ulang yang didukung Pemerintah Jerman.

Namun, rencana pengurangan tenaga kerja tersebut berpotensi memicu perselisihan dengan serikat pekerja. IG Metall mengancam akan menggelar aksi mogok di Volkswagen mulai 2027.

Perundingan Kerja Dijadwalkan 24 November

Perundingan resmi mengenai kesepakatan kerja bersama dijadwalkan berlangsung pada 24 November. Pembahasan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam hubungan antara manajemen Volkswagen dan perwakilan pekerja.

Sementara itu, masa Friedenspflicht atau kewajiban menjaga perdamaian industrial yang melarang aksi mogok akan berakhir pada 31 Desember.

Berakhirnya masa tersebut membuka kemungkinan aksi mogok mulai tahun berikutnya apabila perselisihan antara perusahaan dan serikat pekerja tidak terselesaikan.

Volkswagen, Raksasa Otomotif asal Jerman

Volkswagen AG atau Volkswagen Group merupakan salah satu grup produsen otomotif terbesar di dunia yang berkantor pusat di Wolfsburg, Jerman. Perusahaan ini didirikan pada 1937 dan nama Volkswagen secara harfiah berarti "mobil rakyat" dalam bahasa Jerman.

Grup tersebut memiliki portofolio bisnis yang mencakup kendaraan penumpang, kendaraan komersial, truk, bus, serta layanan keuangan seperti pembiayaan dan leasing.

Volkswagen Group juga menaungi berbagai merek otomotif untuk sejumlah segmen pasar, termasuk Volkswagen, Škoda, SEAT, Audi, Porsche, Lamborghini, Bentley, dan Ducati. Di segmen kendaraan komersial dan truk, grup ini juga memiliki Volkswagen Commercial Vehicles serta Traton, yang menaungi merek MAN, Scania, dan Navistar.

Dalam perjalanan sejarahnya, Volkswagen memperkenalkan Volkswagen Golf pada 1974. Model tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu produk penting perusahaan di pasar otomotif global.

Dalam beberapa tahun terakhir, Volkswagen juga mengembangkan strategi elektrifikasi dan digitalisasi untuk menghadapi perubahan industri otomotif. Salah satu upayanya adalah menggunakan platform kendaraan listrik modular MEB untuk mengembangkan model seperti ID.3 dan ID.4.

Rencana pengurangan tenaga kerja tambahan hingga 2030 kini menjadi bagian dari perkembangan terbaru perusahaan dalam menjalankan program penghematan biaya. Di sisi lain, perkembangan perundingan dengan IG Metall akan menentukan bagaimana persoalan hubungan industrial tersebut berlanjut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online