BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
BMKG menggunakan teknik penyemaian dry ice dalam operasi modifikasi cuaca untuk mengurai kabut asap karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
Kilang minyak lepas pantai. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga minyak dunia menguat pada awal perdagangan Rabu (21/10/2026), dengan minyak mentah Brent mencapai US$109,64 per barel. Kenaikan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap ancaman gangguan pasokan dari Timur Tengah, termasuk risiko pelayaran di Laut Merah dan serangan terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah berjangka Brent naik 85 sen atau 0,78% menjadi US$109,64 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) menguat 76 sen atau 0,78% menjadi US$98,58 per barel.
Pelaku pasar mencermati perkembangan keamanan jalur pelayaran dan fasilitas energi di kawasan tersebut. Ancaman terhadap distribusi minyak menjadi perhatian karena konflik berpotensi mengganggu pengiriman minyak dari Timur Tengah.
Serangan kapal meluas, pasokan minyak terancam
Kekhawatiran pasar meningkat setelah sebuah kapal tanker raksasa terbakar akibat menabrak ranjau laut di sebelah selatan Selat Hormuz. Insiden tersebut terjadi ketika kapal itu dianggap melanggar peraturan Iran.
Perusahaan pelacak kapal, Kpler, menyatakan dalam sebuah catatan bahwa sedikitnya 18 serangan terhadap kapal terjadi dalam kurun waktu dua minggu.
Analis LSEG juga mencatat serangan terhadap kapal tanker telah meluas hingga ke luar Selat Hormuz. Perkembangan ini menambah risiko terhadap kegiatan pengangkutan minyak di kawasan Timur Tengah.
"Iran telah menargetkan kapal-kapal hingga ke wilayah selatan di Teluk Oman, yang mengancam kegiatan pemuatan minyak di luar Teluk Arab, serta transfer minyak antar-kapal yang selama ini membantu mendukung pasokan dari Timur Tengah di tengah konflik yang terus berlanjut," tulis analis LSEG.
Ancaman tersebut tidak hanya menyangkut pelayaran, tetapi juga aktivitas pemuatan dan pemindahan minyak antarkapal. Kegiatan itu selama ini membantu menopang pasokan minyak dari Timur Tengah ketika konflik berlangsung.
Houthi mengaku menyerang fasilitas Saudi Aramco
Situasi keamanan kawasan juga dipengaruhi serangan kelompok Houthi yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi.
Target yang disebut kelompok tersebut meliputi fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, ladang minyak Shaybah, serta bandara di Riyadh dan Abha.
Di Yaman, jumlah korban tewas akibat serangan Houthi terhadap pasukan pemerintah pada Senin (19/10/2026) meningkat menjadi 73 orang. Jumlah korban bertambah seiring dengan semakin intensifnya pertempuran.
Rangkaian perkembangan tersebut berlangsung ketika pasar minyak dunia masih mencermati potensi gangguan terhadap pasokan dan jalur distribusi energi di kawasan Timur Tengah.
Harga minyak sempat turun pada perdagangan sebelumnya
Sebelum kembali menguat pada Rabu, harga minyak dunia sempat melemah pada sesi perdagangan sebelumnya. Penurunan terjadi setelah presiden Iran membahas upaya mediasi dalam pertemuan dengan kepala angkatan darat Pakistan di Teheran.
Pada perdagangan Selasa (20/10/2026), harga minyak mentah berjangka Brent ditutup turun 76 sen atau 0,69% menjadi US$108,79 per barel.
Harga Brent sebelumnya sempat menyentuh US$111,99 per barel, level tertinggi dalam lima bulan, sebelum berbalik melemah.
Sementara itu, kontrak minyak mentah WTI AS ditutup turun US$1,87 atau 1,8% menjadi US$101,79 per barel.
Pergerakan harga tersebut memperlihatkan perubahan sentimen pasar di tengah perkembangan konflik dan upaya mediasi. Pada perdagangan Rabu, harga minyak kembali meningkat ketika pelaku pasar menimbang risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG menggunakan teknik penyemaian dry ice dalam operasi modifikasi cuaca untuk mengurai kabut asap karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
BRIN menduga serpihan benda langit yang jatuh di Sampit, Kalimantan Tengah, merupakan bagian roket ZhuQue-2E asal China.
PSS Sleman membawa 23 pemain yang sama untuk menghadapi Persik Kediri pada 22 Oktober 2026. Pieter Huistra memastikan skuadnya dalam kondisi baik.
Sebanyak 25 SSB mengikuti Liga Anak Sleman 2026 untuk kelompok U-10 dan U-12. Kompetisi berlangsung hingga sekitar 10 Januari 2027.
Rupiah dibuka stagnan di Rp17.992 per dolar AS. Analis memprediksi pergerakan kurs dipengaruhi keputusan suku bunga BI dan The Fed.
Harga minyak dunia menguat pada 21 Oktober 2026. Brent mencapai US$109,64 per barel di tengah ancaman pasokan Timur Tengah.